Senin, 12 Januari 2026

Anggaran Pembangunan Pasar Induk Belum Disetujui Pusat

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos- Kepala Dinas Perindustrian Kota Batam, Gustian Riau berharap anggaran pembangunan pasar Induk Jodoh bisa segera disetujui pemerintah pusat. Apalagi, Wamendag Jerry sangat antusias melihat lokasi pasar yang strategis, sehingga nantinya tak hanya jadi pasar besar, namun juga tujuan wisata.

Wamendag saat berkunjung ke lokasi Pasar Induk Batam di Jodoh.

“Wamendag terlihat antusias ingin pasar itu segera dibangun. Karena itu saya berharap, agar pusat bisa segera menyetujui anggaran pembangunan,” ujar Gustian.

Dikatakan Gustian, anggaran pembangunan yang diajukan ke pusat yakni Rp 340 miliar. Namun berapa yang disetujui, ia belum tahu pasti, karena menunggu persetujuan pusat.

BACA JUGA: Disperindag Ajukan Rp 340 Miliar Bangun Pasar Induk Jodoh

“Berapa angka finalnya belum tahu, karena menunggu dari pusat. Mudah-mudahan bisa masuk ke APBN-P sebelum akhir tahun ini, sehingga pembangunan bisa dilakukan awal 2023,” sebut Gustian.

Tahapan pembangunan Pasar Induk ini akan dilakukan secara multi years. Sedangkan untuk DED dan Andalalin nya telah siap dan dilihat pusat.

“Untuk saat ini masih proses lelang besi, setelah lelang, lokasi akan dibersihkan kembali,” tegas Gustian.

Dikatakannta, Pasar Induk dibangun 5 lantai dengan fasilitas lengkap, bahkan memiliki gudang pendingin untuk penyimpan kebutuhan. Sedangkan untuk pengelolaan nantinya, bukan diserahkan kepada pihak swasta. Namun lebih dikelola oleh Unit Pelayanan Terpadu (UPT) pasar.

” Bukan dikelola swasta, namun UPT. Kota Batam kan sudah ada UPT khusus mengelolq pasar. Pedagang cukup membayar retribusi saja,” katanya.

Diketahui, luas pasar Induk Jodoh yakni 2,1 hektar yang berada di kawasan Jodoh. Pasar tersebut diyakini nantinya bisa menampung 1800an pedagang. (*)

 

Reporter : Yashinta

Update