
batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam angkat bicara terkait informasi yang beredar luas di media sosial yang menyinggung nama salah satu pegawainya. Informasi tersebut menyebut adanya dugaan keterlibatan pegawai dalam kasus tindak pidana narkotika serta isu permintaan uang yang dikaitkan dengan pegawai Kantor Imigrasi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, memberikan klarifikasi resmi, Senin (27/10), untuk meluruskan pemberitaan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Menurut Hajar, pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan serius dan melakukan pendalaman internal. Selain itu, Kantor Imigrasi juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
“Terkait informasi dugaan adanya tindak pidana narkotika yang disebutkan melibatkan pegawai kami, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan tengah diproses bersama Polda Kepri,” ujarnya.
BACA JUGA:Â Jaringan Narkoba Cair di Batam Terbongkar, Libatkan DJ dan Oknum Pegawai Imigrasi
“Kami menghormati dan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku,” tegas Hajar.
Lebih lanjut, Hajar menegaskan bahwa isu lain yang menyebut adanya permintaan uang kepada pegawai adalah tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menyatakan, seluruh aparatur di lingkungan Imigrasi Batam wajib menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam bekerja.
“Informasi tersebut tidak benar. Kami akan bekerja sama dengan pihak berwenang dan bersikap kooperatif apabila terdapat tindakan yang menyalahi ketentuan perundang-undangan,” katanya.
Hajar juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi justru dapat menimbulkan kegaduhan dan merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
“Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Kantor Imigrasi Batam berkomitmen penuh menjaga integritas, transparansi, serta mendukung upaya pemberantasan segala bentuk pelanggaran hukum,” ujarnya.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan pengawasan publik, selama disampaikan secara proporsional dan berdasarkan fakta. Hajar juga memastikan bahwa langkah-langkah internal akan dilakukan untuk menjaga reputasi lembaga dan memastikan seluruh pegawai bekerja sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan publik, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan seluruh jajaran bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tutup Hajar. (*)
Reporter: Rengga



