
Foto: Eusebius Sara / Batam Pos
batampos – Seorang pemuda bernama Bagus (23) menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan di Kafe Dragon, yang berlokasi di Ruko Waheng Center, Batuaji. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (24/2) dini hari dan diduga dilakukan oleh sekelompok pria yang mengaku sebagai petugas keamanan kafe.
Bagus, yang tinggal di Batuaji, menceritakan kejadian nahas itu saat ditemui di Polsek Batuaji. Menurutnya, insiden bermula ketika ia dan empat temannya meminta petugas kafe untuk memutar musik house music. Permintaan tersebut justru memicu ketegangan dengan beberapa pria yang mengaku sebagai petugas keamanan kafe.
Perdebatan mulut pun terjadi hingga akhirnya berujung pada aksi pengeroyokan. “Kami berlima diserang oleh mereka, jumlahnya belasan orang. Saya dan Bang Junaidi yang paling parah,” ujar Bagus saat memberikan keterangan.
Akibat pengeroyokan tersebut, Bagus mengalami luka serius. Ia mengaku dihantam menggunakan kayu broti, hingga persendian tangan kirinya bergeser. Tak hanya itu, wajahnya juga penuh luka, termasuk sayatan akibat senjata tajam. Sementara itu, Junaidi juga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
“Rasanya seperti mau dibunuh oleh mereka. Mereka menggunakan broti dan senjata tajam. Teman-teman saya yang lain berhasil kabur, tapi saya dihantam habis-habisan,” tambahnya dengan nada penuh ketakutan.
Setelah mengalami penganiayaan, Bagus dan Junaidi segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Usai pengobatan, keluarga keduanya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Batuaji guna mendapatkan keadilan.
Mereka berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang telah melakukan tindakan kekerasan brutal tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan adanya laporan penganiayaan berat yang diterima pihaknya. “Kasus ini sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya. (*)
Reporter: Eusebius Sara



