
batampos –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam akan memasang pagar jaring atau paranet sepanjang tembok yang berhadapan Blok D. Hal ini dilakukan karena maraknya pelemparan barang yang diduga narkotika dari area luar ke dalam Lapas.
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi mengatakan paranet yang dipasang tersebut setinggi 20 meter serta panjangnya 100 meter.
“Ini masih hanya usulan untuk anggaran tahun ini, dan mudah-mudahan diakomodir dari pusat,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemasangan paranet ini agar mencegah barang haram tersebut langsung masuk ke area Lapas. Pelemparan biasa dilakukan dari tepi jala atau diseberang Blok D.
“Ini kita kerjakan demi keamanan dan kenyamanan di Lapas Batam. Karena pelemparan ini sudah berulang kali,” katanya.
Selain pemasangan paranet, kata Andre, pihaknya turut memperketat pengawasan di lapangan olahraga Blok D dan area area branggang kebun. Lokasi ini merupakan tempat akhir tujuan pelemparan.
“Kita terus kontrol keliling di area titik rawan ini,” tegasnya.
Diketahui, pada pertengahan bulan lalu petugas mengagalkan 2 penyelundupan narkotika ke dalam Lapas. Narkotika jenis sabu, ekstasi, dan ganja tersebut dilempar ke dalam dengan pemberat batu.
Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto mengatakan pihaknya akan terus memperketat pengawasan untuk mencegah penyelundupan narkotika ini.
“Kita juga akan tingkatkan kordinasi bersama Kepolisian untuk pencegahan penyelundupan ini,” tutupnya.(*)



