Kamis, 15 Januari 2026

Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Nataru di Batam Center, Imigrasi dan Pelabuhan Siaga

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Aktivitas penumpang wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center pada masa libur akhir tahun, Kamis (25/12).
Aktivitas penumpang wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center terpantau masih ramai pada momen libur akhir tahun, Kamis (25/12). Syahbandar memprediksi puncak arus penumpang terjadi pada 29–31 Desember 2025. F. Aziz Maulana/Batam Pos

batampos – Arus penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center mengalami lonjakan signifikan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Peningkatan jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari normal.

Pelaksana Harian Syahbandar Pelabuhan Batam Center, Handri Eko, mengatakan lonjakan tersebut dipicu libur panjang sekolah yang bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kondisi ini menyebabkan peningkatan baik pada penumpang yang datang maupun yang berangkat.

“Karena bertepatan dengan libur panjang sekolah. Jadi yang datang maupun berangkat itu ada lonjakan sekitar 20 persen,” ujar Handri Eko, Senin (29/12).

Baca Juga: Kasus TPPO di Kepri Naik, Batam Masih Jadi Jalur Favorit Sindikat PMI Ilegal

Menurutnya, menjelang perayaan Tahun Baru, arus penumpang didominasi keberangkatan, khususnya untuk rute internasional. Tujuan favorit penumpang dari Batam adalah Singapura dan Malaysia.

“Biasanya kalau tahun baru itu lonjakan penumpang paling banyak yang berangkat. Umumnya ke Singapura dan Malaysia,” jelasnya.

Handri menyebutkan, rute terpadat saat ini berasal dari Malaysia, terutama dari Pasir Gudang dan Stulang Laut. Penumpang dari Negeri Jiran tersebut diperkirakan masih akan bertahan hingga awal Januari 2026.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola pelabuhan telah menyiapkan kapal tambahan. Jumlah perjalanan harian yang sebelumnya 76 trip ditingkatkan menjadi sekitar 86 trip per hari.

“Kalau memang ada lonjakan, pasti kita siapkan kapal ekstra. Pada hari libur bisa sampai 10 kapal tambahan. Jadi dari normal 76 trip, bisa bertambah menjadi sekitar 86 trip per hari,” kata Handri.

Saat ini, terdapat 42 kapal yang beroperasi di Pelabuhan Internasional Batam Center, terdiri dari 16 kapal berbendera Indonesia dan 26 kapal berbendera Singapura. Selain penambahan armada, pengelola juga mengatur interval kedatangan dan keberangkatan kapal setiap 10 menit guna mencegah penumpukan penumpang di terminal.

“Interval keberangkatan dan kedatangan kami atur setiap 10 menit agar tidak terjadi penumpukan,” tambahnya.

Baca Juga: Pekerja PT Vinex Caatindo Tewas Tersengat Listrik di Galangan PT ASL

Terkait kondisi cuaca, Handri memastikan hingga kini belum ada gangguan signifikan terhadap pelayaran. Setiap keberangkatan kapal selalu mengacu pada pembaruan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Di sisi lain, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga melakukan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang di seluruh bandara dan pelabuhan internasional di Kota Batam selama periode Natal dan Tahun Baru 2026.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, menyatakan jajarannya telah disiagakan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian tetap berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Seluruh personel disiapkan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian berjalan aman, lancar, dan optimal,” ujarnya.

Baca Juga: Mabuk, Pria di Sagulung Dilaporkan Melalui Layanan Call Center Polri 110

Ia menjelaskan, langkah antisipasi dilakukan melalui kesiapan menyeluruh personel di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) pelabuhan dan bandara. Penyesuaian jumlah petugas dilakukan berdasarkan proyeksi kepadatan penumpang, disertai pengaturan jadwal kerja dengan sistem shift.

“Skema ini bersifat situasional, dengan penambahan dan penguatan personel apabila terjadi lonjakan penumpang yang signifikan,” tutupnya. (*)

ReporterAzis Maulana

Update