Selasa, 27 Januari 2026

Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru, Imigrasi Batam Perkuat Layanan Pelabuhan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi momen tersibuk di pelabuhan internasional Batam. Untuk memastikan pelayanan keimigrasian tetap lancar dan antrean tidak mengular, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam meningkatkan kesiapsiagaan dengan menambah konter pemeriksaan serta menyiagakan puluhan personel di sejumlah pelabuhan utama selama periode Nataru 2025–2026.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, mengatakan pihaknya telah memperkuat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi lonjakan penumpang internasional yang biasanya meningkat signifikan menjelang dan setelah Hari Raya Natal hingga pergantian tahun.

“Kami telah menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari Imigrasi, Bea Cukai, KSOP, pengelola pelabuhan hingga Polri. Insyaallah pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Hajar, Jumat (19/12).

Untuk mencegah kepadatan antrean, Imigrasi Batam menyiapkan penambahan dua hingga empat konter pemeriksaan keimigrasian. Saat ini, pelayanan didukung oleh lima unit autogate dan 14 konter manual, dengan total 28 personel yang disiagakan di lapangan.

“Kami siaga penuh mulai 20 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Harapannya tidak terjadi penumpukan antrean di ponton seperti yang sempat terjadi dua tahun lalu,” katanya.

Selama periode Nataru, Imigrasi Batam memprediksi sekitar 25 ribu penumpang akan berangkat melalui pelabuhan internasional. Tiga pelabuhan utama menjadi fokus pengawasan, yakni Pelabuhan Internasional Batam Center, Harbour Bay, dan Bengkong.

“Tahun lalu pergerakan penumpang keluar-masuk pelabuhan internasional mencapai sekitar 100 ribu orang. Khusus Pelabuhan Bengkong bahkan sempat menyentuh 400 ribu penumpang, sehingga menjadi perhatian utama kami,” tambah Hajar.

Sementara itu, Direktur Operasional Pelabuhan Internasional Batam Center, Zeno Rega, memastikan kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan dalam menghadapi lonjakan penumpang Nataru.

“Kami sudah menambah satu unit X-ray dan lima autogate. Tahun lalu tidak terjadi penumpukan, dan tahun ini skema yang sama kembali kami terapkan,” ujarnya.

Zeno menjelaskan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk dengan KSOP untuk pengaturan lalu lintas kapal. Hingga saat ini belum ada penambahan armada kapal, namun masih tersedia jeda waktu sekitar 30 menit bagi kapal untuk bersandar di dua ponton yang tersedia.

“Seluruh fasilitas pendukung seperti AC, genset, autogate, serta kesiapan personel dalam kondisi baik. Kami hanya mempersiapkan diri menghadapi potensi peningkatan keramaian,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan pergerakan penumpang diperkirakan mulai terjadi dalam waktu dekat, dengan jadwal perjalanan internasional mencapai sekitar 45 trip per hari dari Singapura dan 20 trip per hari dari Malaysia. (*)

Update