
batampos – Menjelang libur dan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Bea Cukai Batam meningkatkan pengawasan di berbagai pintu masuk dan keluar wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang serta potensi penyelundupan barang yang kerap meningkat selama periode libur panjang.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pengawasan tetap berjalan optimal tanpa menghambat kelancaran mobilitas masyarakat.
Menurut Setiawan, salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi kepadatan penumpang di pelabuhan maupun bandara di Batam yang diprediksi meningkat menjelang Lebaran.
“Telah dilakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di berbagai lini. Selain itu juga telah ditempatkan tim pengawasan dan pelayanan di setiap jalur atau pintu masuk dengan berkolaborasi bersama instansi berwenang lainnya,” ujar Setiawan, Selasa (17/3).
Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tak Panik
Ia menambahkan, Bea Cukai Batam juga telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh petugas di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama periode libur Lebaran.
Terkait pengawasan di pelabuhan dan bandara, Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menerapkan pengawasan secara ketat. Meski demikian, pihaknya juga memastikan kelancaran arus barang dan penumpang tetap menjadi perhatian utama.
“Pengawasan tetap kita lakukan secara ketat, namun tetap memperhatikan kelancaran arus barang dan penumpang karena diperkirakan tingkat kepadatannya bertambah,” jelasnya.
Selain di pintu masuk resmi, Bea Cukai Batam juga mewaspadai sejumlah jalur perairan yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan. Beberapa titik tersebut kini menjadi fokus pemantauan tim pengawasan dan penindakan.
“Ada beberapa titik rawan yang sudah diantisipasi oleh tim pengawasan, khususnya jalur-jalur angkutan laut yang berasal dari Batam menuju wilayah lain di Indonesia. Namun untuk titik-titik tersebut masih dalam pemantauan dan pengumpulan informasi agar tepat sasaran,” kata Setiawan.
Pengawasan terhadap barang bawaan penumpang yang datang dari luar negeri juga akan diperketat. Meski demikian, Bea Cukai Batam tetap mengedepankan pelayanan yang cepat dan efisien agar tidak menimbulkan antrean panjang di bandara maupun pelabuhan.
Baca Juga: Batam Ikut Tentukan 1 Syawal 1447 H, Pantau Hilal di Masjid Sultan Riayat Syah
“Barang penumpang juga kita lakukan pengawasan secara ketat, namun tetap memperhatikan kelancaran arus penumpang dan barang dengan mengandalkan sistem informasi serta profiling penumpang sehingga pemeriksaan bisa lebih efektif,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk pengawasan di laut, patroli tetap dijalankan sesuai dengan tingkat risiko yang telah diperhitungkan. Setiawan menyebutkan peningkatan patroli akan tetap mempertimbangkan ketersediaan sumber daya manusia yang ada.
“Sampai saat ini patroli laut masih berjalan sesuai dengan tingkat risiko yang telah diperhitungkan. Namun berkaitan dengan peningkatannya tetap memperhatikan kekuatan SDM yang tersedia,” tutup Setiawan.(*)



