
batampos – Teror pelemparan batu oleh orang tak dikenal (OTK) di ruas Jalan Sei Temiang–Marina, Kecamatan Sekupang, meresahkan masyarakat. Peristiwa yang diduga dilakukan secara berkelompok itu disebut kerap terjadi pada malam hingga dini hari, terutama di jalur yang minim penerangan.
Merespons keresahan tersebut, jajaran Polsek Sekupang meningkatkan patroli malam di sejumlah titik rawan kriminalitas. Fokus pengamanan menyasar kawasan Sei Temiang hingga Marina yang belakangan ramai dikeluhkan pengendara.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintas pada malam hari.
Baca Juga:Â Dampak Ketegangan Global, Ekspor Batam Makin Tertekan
“Kita terus meningkatkan patroli malam untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, patroli dilakukan secara mobile dengan menyisir jalur-jalur sepi, kawasan minim penerangan, hingga lokasi yang dilaporkan rawan aksi begal dan pelemparan batu.
“Kita harapkan melalui patroli ini masyarakat bisa merasa aman untuk melakukan aktivitasnya pada malam hari,” katanya.
Penguatan patroli malam itu juga mendapat dukungan dari Polresta Barelang. Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra mengatakan sebanyak 37 personel diterjunkan untuk patroli rutin di sejumlah wilayah Kota Batam.
Menurutnya, personel disebar ke lima zona rawan kejahatan yang mencakup wilayah Nongsa, Batam Kota, Seibeduk, Bengkong, Sekupang, Batuaji hingga Sagulung.
Baca Juga:Â Tambang Pasir Ilegal Terorganisir
“Patroli dari siang sampai malam hari, dan akhir pekan. Kita sebar di seluruh zona menggunakan roda dua dan empat,” ujarnya.
Satri menambahkan, peningkatan patroli dilakukan untuk mencegah kejahatan jalanan, aksi balap liar, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri terus hadir. Dengan kehadiran personel patroli ini diharapkan masyarakat yang beraktivitas di jalanan tetap aman dan merasa nyaman,” tutupnya. (*)

