
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menunjukkan komitmen serius dalam mendukung pengembangan potensi generasi Qurani dengan memberikan apresiasi senilai Rp100 juta kepada para peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepri yang telah mengukir prestasi gemilang sebagai juara umum.
Dukungan ini diberikan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra sebagai bentuk penghargaan atas capaian para peserta yang telah mengharumkan nama Batam. Masing-masing pimpinan memberikan Rp50 juta secara pribadi.
“Ini bentuk cinta dan kebanggaan kami. Anak-anak Batam bukan hanya berbakat, tapi juga membuktikan diri di panggung provinsi. Kemenangan ini layak dirayakan dan dihargai,” kata Li Claudia saat menyambut kafilah di Pelabuhan Domestik Punggur, Kamis (26/6) kemarin.
Baca Juga: Dokumen Tak Lengkap, 1 Kontainer Sayuran Asin Impor asal China Ditolak Masuk Batam
Li Claudia datang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid. Ia menyambut para peserta dengan penuh haru dan rasa bangga, menyampaikan langsung ucapan selamat serta motivasi kepada para juara.
“Semangat ini jangan padam. Hari ini kita juara tingkat provinsi, InsyaAllah ke depan kita juara nasional. Jaga terus semangat dan integritas kalian sebagai generasi Qurani Batam,” katanya.
Batam keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai total 161. Berdasarkan laporan Ketua Kafilah STQ Batam, Yusfa Hendri, ada 15 peserta yang meraih Juara 1, tiga orang Juara 2, satu orang Juara 3, dan 3 orang Juara Harapan. Ini menjadi kemenangan kelima secara berturut-turut bagi Batam.
Dengan pencapaian itu, Piala Bergilir STQH pun resmi menjadi milik tetap Kota Batam. “Ini bukan hanya kemenangan simbolik, tapi juga hasil kerja keras dan pembinaan jangka panjang. Dan ini tidak mungkin tanpa dukungan dari kepala daerah yang konsisten,” kata Yusfa.
Baca Juga: Peringatan 1 Muharram di Dataran Engku Putri Batam, Hadirkan Ustaz Das’ad Latif
Total ada 15 peserta terbaik dari Batam yang akan mewakili Provinsi Kepri ke ajang STQH Nasional ke-28 di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada September 2025 mendatang. Mereka berasal dari berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, hafalan Al-Qur’an, tafsir, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Beberapa nama yang mencuat di antaranya adalah Muhammad Hasbi (Hafalan Al-Qur’an 30 Juz Putra), Nurrizahra Salim Sagala (30 Juz Putri), M Iqbal (Tilawah Anak-Anak Putra), dan Shaffiyah Hamadha Putri (Tafsir Bahasa Arab Putri). Semua juara 1 ini otomatis akan mengisi posisi kontingen Kepri di tingkat nasional.
Apresiasi finansial ini mendapat sambutan positif dari orang tua peserta dan pembina. Menurut mereka, penghargaan dari pemerintah tidak hanya memotivasi peserta yang menang, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya di Batam untuk menekuni bidang tilawah dan hafalan sejak dini.
“Kami sangat bersyukur. Anak kami mendapat penghargaan langsung dari pimpinan daerah. Ini membuktikan bahwa Pemko Batam tidak hanya hadir saat seremonial, tapi benar-benar memberi perhatian,” kata Irmawati, salah satu orang tua peserta. (*)
Reporter: Arjuna



