Jumat, 2 Januari 2026

  ARTOTEL Batam Pameran Tunggal Lost Boy in Wonderland Karya Alexander Chris

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Alexander Chris di antara karya lukisannya di Artotel Hotel, Jumat (31/10/2025). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

 batampos – ARTOTEL Batam melalui ARTSPACE kembali menghadirkan pameran seni rupa kontemporer bertajuk ‘Lost Boy in Wonderland’, sebuah pameran tunggalkarya Alexander Chris yang dikurasi oleh Frigidanto Agung. Pameran ini resmi dibuka pada Jumat, 31 Oktober 2025 di ARTSPACE, lantai lobby ARTOTEL Batam, dan akan berlangsung hingga 31 Januari 2026.

Melalui pameran ini, Alexander Chris mengajak publik untuk menelusuri perjalanan manusia dalam memahami ruang hidup dan makna eksistensi di tengah laju modernitas. Dalam rangkaian karya yang dihadirkan, Chris mengeksplorasi hubungan antara masa lalu dan masa kini, antara kesendirian dan keramaian, dalam ruang sosial yang terus bereksperimen dan berubah.

Beberapa lukisan Alexander Chris yang dipamerkan berjudul Fall of Icarus, All Shall Fall, The Silent King, Freak Show, dan Unwanted King. Karya ini menuangkan refeleksi sosial dan pengalaman sejarah dalam bentuk lukisan.

BACA JUGA: Artotel Batam Hadirkan Nuansa Ramadan dengan Sajian Kuliner Khas dan Promo Spesial

Sebelumnya, Alexander Chris telah ikut dalam beberapa pameran bersama seperti Sens Of Self di Art1 New Museum Jakarta, Artsub 2025, dan pameran tunggal berjudul Lost Boy in Wonderland di Artotel Mangkuluhur Jakarta 2024.

Frigidanto Agung selaku kurator pada pameran seni ini menjelaskan dalam teks kuratorialnya bahwa pameran ini mengupas dinamika manusia yang hidup dalam ruang-ruang terfragmentasi oleh waktu dan tempat.

“Chris mencoba menghadirkan subyek sejarah ke dalam konteks kekinian, menjabarkan otentisitas masa lalu sebagai fondasi nilai hari ini. Melalui warna, cipratan, dan narasi visualnya, ia menandai bahwa kekinian selalu berakar dari masa lalu,” ujar Frigidanto.

Estetika karya Alexander Chris dibangun melalui teknik yang ekspresif, penuh lapisan simbolik, dan sarat refleksi. Ia memanfaatkan pengalaman sosial dan studi sejarahnya sebagai landasan berkarya, menciptakan bentuk-bentuk artifisial yang kaya akan interpretasi dan emosi.

Konsep “Lost Boy” sendiri menjadi representasi dari pencarian identitas manusia di tengah “wonderland” modern—sebuah dunia yang indah sekaligus membingungkan.

“Melalui ARTSPACE, kami ingin terus menghadirkan ruang bagi seniman Indonesia untuk berekspresi dan berinteraksi langsung dengan publik, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kota kreatif yang berkembang pesat” ujar M. Isa Ismail General Manager Caretake ARTOTEL Batam.

Pameran “Lost Boy in Wonderland” dapat dikunjungi oleh masyarakat umum setiap hari di
ARTOTEL ARTSPACE, Lantai Lobby, tanpa biaya masuk. (*)

Reporter: Ahmadi 

Update