Minggu, 8 Maret 2026

Arus Balik Isra Mikraj Masih Ramai, Penyeberangan Uban–Batam Didominasi Kendaraan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal roro Telaga Punggur.

batampos – Aktivitas penyeberangan di lintasan Tanjunguban–Batam masih terpantau ramai hingga Minggu (18/1). Kepadatan arus didominasi kendaraan, seiring berlanjutnya arus balik masyarakat pascalibur Isra Mikraj 1447 Hijriah.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Andri Setiawan, mengatakan peningkatan arus penyeberangan terlihat sejak Sabtu hingga Minggu. Namun, lonjakan tersebut tidak terjadi di seluruh segmen layanan.

“Secara kasatmata memang ramai. Ada peningkatan, tetapi tidak di semua segmen. Yang paling Uban-Punggur,” ujar Andri, Minggu (18/1).

Menurutnya, arus balik umumnya bergerak dari Tanjunguban menuju Batam. Selain faktor libur Isra Mikraj, kondisi cuaca juga memengaruhi pilihan masyarakat dalam menggunakan moda penyeberangan.

Baca Juga: Awal Tahun Marak Pencurian Motor, Polisi Imbau Masyarakat Waspada

“Dalam kondisi cuaca tertentu, masyarakat cenderung memilih kapal roro dibandingkan speed boat. Itu juga memengaruhi komposisi penumpang dan kendaraan,” jelasnya.

Andri memastikan seluruh penumpang dan kendaraan dapat terangkut dengan baik. Saat ini, jadwal keberangkatan kapal masih diberlakukan setiap 1 jam 15 menit, menyusul kebijakan KSOP yang mengurangi jumlah trip dari kondisi normal 13 trip menjadi 11 trip.

“Seluruh kapal terisi dan tidak ada penumpukan. Pelayanan berjalan lancar,” tegasnya.

Ia menambahkan, data produksi penyeberangan untuk Minggu (18/1) masih dalam proses rekapitulasi dan baru akan selesai pada malam hari.

Sementara itu, berdasarkan data produksi ASDP Cabang Batam H+1 Isra Mikraj 2026, periode 17 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, aktivitas penyeberangan di dua pelabuhan utama menunjukkan peningkatan signifikan pada sektor kendaraan.

Di Pelabuhan Telaga Punggur, jumlah trip kapal meningkat dari 7 trip pada 2025 menjadi 11 trip pada 2026, atau naik 57 persen, dengan jumlah kapal operasi tetap empat unit.

Penumpang pejalan kaki tercatat 658 orang, turun tipis 1 persen, sedangkan penumpang dalam kendaraan naik 2 persen menjadi 1.150 orang.

Baca Juga: Pantai Tanjung Pinggir Ramai saat Libur Isra Mi’raj, Lembah Pelangi Jadi Favorit

Lonjakan tajam terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 602 unit, naik 49 persen. Kendaraan truk juga melonjak drastis dari 12 unit menjadi 36 unit, atau naik 200 persen. Sebaliknya, kendaraan kecil (KK) dan bus mengalami penurunan.

Di Pelabuhan Tanjunguban, jumlah trip kapal naik dari 8 trip menjadi 11 trip, atau meningkat 38 persen, dengan jumlah kapal operasi tetap empat unit.

Namun, jumlah penumpang pejalan kaki turun 25 persen dari 761 orang menjadi 570 orang, dan penumpang dalam kendaraan turun 12 persen.

Meski demikian, kendaraan roda dua masih mengalami kenaikan 10 persen, sementara kendaraan truk meningkat signifikan dari 11 unit menjadi 27 unit, atau naik 145 persen.

Secara umum, kondisi operasional pelabuhan terpantau normal dengan cuaca cerah berawan, sehingga arus penyeberangan berjalan aman dan terkendali. (*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN