Senin, 12 Januari 2026

Arus Mudik Nataru, PELNI Batam Catat 13.261 Penumpang, Tujuan Belawan Paling Padat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ribuan penumpang tujuan Belewan (Medan) saat akan naik kapal Pelni di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Kamis (25/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Batam mencatat telah mengangkut 13.261 penumpang selama arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru). Data tersebut dihimpun sejak posko Nataru dibuka pada 17 Desember 2025 hingga keberangkatan terakhir pada 25 Desember 2025.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan selama periode tersebut terdapat lima kali keberangkatan kapal dari Pelabuhan Batam.

“Sejak posko dibuka tanggal 17 Desember sampai keberangkatan hari ini, total sudah lima kali keberangkatan. Jumlah penumpang yang berhasil kita angkut mencapai 13.261 orang,” ujar Edwin, Kamis (25/12).

Edwin merinci jumlah penumpang per keberangkatan, yakni 2.800 penumpang pada 18 Desember, 2.046 penumpang pada 20 Desember, 1.501 penumpang pada 21 Desember, 3.457 penumpang pada 22 Desember, serta 3.457 penumpang pada 25 Desember 2025.

Baca Juga: Kapolda dan Gubernur Kepri Pastikan Ibadah Natal di Batam Aman dan Kondusif

Untuk layanan angkutan laut, PELNI Batam melayani dua rute utama, yakni Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan dan Batam–Tanjung Priok, Jakarta. Dari seluruh keberangkatan tersebut, rute menuju Belawan dan Tanjung Balai Karimun menjadi yang paling padat.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, arus Natal dan Tahun Baru didominasi penumpang dengan tujuan Belawan dan Tanjung Balai Karimun. Dari lima kali keberangkatan, empat di antaranya menuju rute tersebut, dan satu kali ke arah Jakarta,” jelasnya.

Ia menyebut puncak arus mudik terjadi pada keberangkatan 22 Desember dan 25 Desember 2025. Meski demikian, PELNI Batam masih menyiapkan jadwal keberangkatan lanjutan hingga akhir tahun.

“Masih ada satu kali keberangkatan ke Tanjung Priok pada 27 Desember dan satu kali keberangkatan ke Belawan pada 31 Desember,” katanya.

Dari sisi tren, Edwin menyebut terdapat indikasi kenaikan jumlah penumpang dibandingkan angkutan Nataru tahun sebelumnya, meski angka final baru akan diketahui setelah arus balik selesai.

“Kalau kita lihat dari dua keberangkatan terakhir, ada kenaikan sekitar 1 hingga 5 persen dibandingkan angkutan Natal dan Tahun Baru 2024,” ujarnya.

Baca Juga: Tanggapi Informasi Hoaks Bom Bunuh Diri, Kapolresta Barelang Jamin Keamanan Masyarakat dan Wisman

Untuk mendukung kelancaran angkutan Nataru, PELNI Batam menyiagakan dua kapal, salah satunya merupakan kapal yang biasanya melayani wilayah Indonesia Timur dan dialihkan sementara ke wilayah barat.

“Tahun ini kita siagakan dua kapal. Salah satunya kita perbantukan dari wilayah timur untuk mendukung operasional di wilayah barat karena tren penumpang yang terus meningkat,” jelas Edwin.

Selain mengangkut penumpang, kapal PELNI Batam juga membawa bantuan kemanusiaan untuk wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Selama periode Nataru, tercatat tujuh kontainer bantuan diangkut, dengan dua kontainer diberangkatkan pada keberangkatan hari ini. (*)

Update