
Batampos – Mejelang momen perayaan hari raya Idul Fitri 2026 permintaan tiket pesawat dari Batam melonjak Merespons tingginya minat masyarakat, Lion Air Group menambah enam penerbangan ekstra ke sejumlah rute favorit, terutama tujuan Pulau Jawa dan Sumatra.
Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan extra flight disiapkan untuk rute-rute dengan permintaan tinggi seperti Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung.
“Total sementara kita tambah enam extra flight. Untuk Jakarta dan Padang kita tambah jumlah penerbangannya, sedangkan beberapa rute ditambah frekuensi penerbangan,” katadia, Selasa (10/3).
Menurutnya, tingkat keterisian kursi (load factor) untuk rute Palembang dan Padang sudah mencapai sekitar 60 persen menjelang hari raya. Puncak kepadatan diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran, yang saat ini ketersediaan kursinya sudah hampir penuh.
“Lebih kurang segitu, pantauan saya kemarin (Senin, red), itu H-2 dan H-1 , mungkin hari ini bisa berubah,” sebutnya.
Terkait harga tiket, Amar memastikan pihaknya tidak menjual tiket di atas batas tarif tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Harga tetap bersifat fluktuatif mengikuti ketersediaan kursi.
“Tidak mungkin kami menjual di atas batas tarif atas. Penyesuaian harga tetap mengikuti ketentuan yang berlaku dan ketersediaan seat,” katanya.
Penambahan frekuensi difokuskan pada momen puncak arus mudik Idulfitri
Dalam kondisi normal, jumlah penerbangan Lion Air Group dari dan ke Batam berkisar 25 penerbangan per hari.
Namun, pada periode Lebaran, jumlah penerbangan harian diproyeksikan meningkat seiring dibukanya penerbangan tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan pesawat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal, mengingat kursi pada tanggal-tanggal favorit mulai terbatas
Terpisah ,Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan penambahan extra flight dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Kami memprediksi terjadi kenaikan signifikan jumlah penumpang pada momen mudik dan arus balik Lebaran 2026. Karena itu, koordinasi dengan maskapai terus kami lakukan agar kebutuhan slot tambahan dapat terlayani,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelola bandara telah menyiapkan langkah operasional untuk menjaga kelancaran layanan, mulai dari penguatan personel, optimalisasi fasilitas terminal, hingga pengaturan alur penumpang di jam-jam padat.(*)



