Kamis, 8 Januari 2026

Arus Nataru di Hang Nadim Diprediksi Naik 3,5 Persen, Penumpang Diperkirakan Tembus 256 Ribu Orang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Suasana Bandara hang Nadim, 25 Maret 2025. Foto: Abdul Azis/Batam Pos

batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) memprediksi lonjakan penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pergerakan penumpang diperkirakan menembus angka 256 ribu orang.

Secara historis, Pjs Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi menyebut jumlah penumpang Nataru terus menunjukkan tren peningkatan. Pada Nataru 2023–2024 tercatat sekitar 200 ribu penumpang, kemudian naik 17 persen menjadi 247 ribu pada 2024–2025.

“Untuk Nataru 2025–2026, kami proyeksikan naik 3,5 persen menjadi 256 ribu penumpang,” katanya.

Prediksi tersebut disampaikan Annang Setia Budhi, dalam kegiatan temu media yang digelar di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (16/12). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pemaparan kesiapan bandara menghadapi arus Nataru.

Baca Juga: Arus Pendatang ke Batam Masih Tinggi, 98.915 Jiwa Masuk Selama 2025

“Ini salah satu kegiatan yang kami buat agar bandara lebih dekat dengan rekan-rekan media. Agenda utamanya adalah persiapan Bandara Hang Nadim Batam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Annang.

Ia menjelaskan, seluruh persiapan Nataru dilakukan dengan mengacu pada arahan Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura Indonesia. Salah satunya dengan membentuk posko terpadu dan sistem pelaporan trafik harian.

“Kami akan terkoneksi secara langsung dalam pelaporan harian kepada Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura Indonesia,” katanya.

Selain posko, BIB juga menyiapkan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari fasilitas bandara, sumber daya manusia, hingga pengaturan layanan guna memberikan pelayanan optimal bagi penumpang saat arus mudik dan arus balik.

Terkait rute favorit, Annang menyebut lonjakan penumpang terbesar masih akan terjadi pada rute Batam–Cengkareng dan Batam–Kualanamu. Dua rute ini dinilai menjadi tulang punggung pergerakan penumpang selama Nataru.

Baca Juga: Sebarkan Berita Bohong, Terdakwa Kasus ITE Divonis 3 Tahun Penjara

“Batam–Cengkareng didominasi pekerja yang kembali ke Jakarta. Sedangkan Kualanamu cukup signifikan karena masyarakat Kristiani melakukan perjalanan ke kampung halaman saat Natal,” jelasnya.

Untuk pergerakan pesawat, jumlah penerbangan reguler masih berada di kisaran 80 pergerakan per hari. Namun pihak bandara mengantisipasi tambahan penerbangan atau extra flight dari maskapai.

“Kami sudah berkoordinasi dengan maskapai. Jika sudah final, tentu akan kami informasikan ke media,” ujarnya. (*)

 

ReporterAzis Maulana

Update