
batampos – Aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam mulai kembali berjalan pascalibur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Namun, tidak seluruh pegawai langsung bekerja penuh dari kantor. Pemko Batam menerapkan sistem kerja fleksibel selama masa transisi, yakni Work From Anywhere (WFA).
Kebijakan ini dijalankan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri PAN-RB, Rini Widyantini Nomor 2 Tahun 2026 terkait pengaturan kerja ASN pascalibur nasional.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rudi Panjaitan menyampaikan bahwa kebijakan ini hanya berlaku sementara, yakni selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (25–27 Maret 2026).
“WFA hanya berjalan tiga hari. Rabu, Kamis, dan Jumat. Tanggal 30 Maret 2026 nanti semua sudah masuk seperti biasa,” kata Rudi, Rabu (25/3) siang.
Baca Juga: Pegawai Pemko Batam akan Bekerja dari Rumah Sehari Setiap Minggu
Ia menegaskan, meskipun sebagian ASN bekerja dari luar kantor, pelayanan publik tetap berjalan normal. Hal itu karena Pemko Batam menerapkan sistem kerja hybrid, dengan membagi tugas antara pegawai yang bekerja di kantor dan yang bekerja dari lokasi lain.
Petugas yang berada di garda depan pelayanan tetap bekerja dengan sistem Work From Office (WFO), sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan secara langsung. Sementara itu, pegawai di bagian administrasi atau pendukung menjalankan tugas melalui sistem WFA.
“Pelayanan publik dipastikan berjalan baik dan lancar karena sudah diatur petugas di front desk dengan metode WFO dan back office dengan WFA,” ujarnya.
Selain itu, seluruh proses pelaporan dan koordinasi kerja tetap dilakukan secara berjenjang seperti biasa. Pemko Batam juga mengombinasikan sistem laporan manual dan digital untuk memastikan pekerjaan tetap terpantau.
“Semua laporan penugasan tetap berjalan dengan metode hybrid report, baik manual maupun digital,” tambahnya.
Rudi menjelaskan, kebijakan WFA dan WFO merupakan bagian dari penyesuaian pola kerja ASN yang merujuk pada kebijakan pemerintah pusat dalam pengelolaan kerja pascalibur panjang. Sistem ini memungkinkan fleksibilitas kerja tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kebakaran di Seibeduk, Warga Diimbau Waspada
WFA (Work From Anywhere) sendiri merupakan sistem kerja yang memungkinkan pegawai bekerja dari mana saja, selama tugas tetap dapat diselesaikan. Sedangkan WFO (Work From Office) adalah sistem kerja di kantor seperti biasa.
Setelah masa transisi ini berakhir, seluruh ASN Pemko Batam dijadwalkan kembali bekerja normal pada Senin (30/3). Hari pertama kerja akan diawali dengan apel gabungan dan kegiatan halal bihalal bersama Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di Dataran Engku Putri.
Dengan skema ini, Pemko Batam memastikan pelayanan tetap berjalan, sementara ritme kerja ASN kembali pulih secara bertahap usai libur Lebaran.(*)



