Jumat, 30 Januari 2026

Awalnya Omzet Tak Sampai Rp 1 Juta, Sekarang Capai Rp 70 Juta per bulan Bisnis Kuliner Jajanan Denis Tirta

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Pembawaannya kalem, dibalik pribadinya yang pemalu, ternyata memiliki kegigihan luar biasa yang tak banyak dimiliki oleh orang lain. Dia adalah Denis Tirta, pemilik Cafe Jajanan Denis Tirta yang berlokasi di Ruko Anggrek Mas Center.

F. GALIH adi saputro/BATAM POS
PEMILIK usaha kuliner Denis Tirta (kelima dari kiri) bersama para mitra ojek online saat pembukaan Cafe Jajanan by Denis Tirta di Ruko Anggrek Mas Center, Minggu (3/9).

Perempuan keturunan Tionghoa ini tak menyangka dirinya mampu memiliki satu gerai cafe dari usaha rintisan kuliner yang awalnya ia geluti di akhir 2019 dengan jatuh bangun tak terhitung lagi jumlahnya.

Ia menggeluti usaha kuliner, berawal dari usaha jual beli online barang dari Tiongkok yang jatuh pada akhir 2019 atau sesaat sebelum pandemi Covid-19 merebak di Indonesia. Apalagi di 2020, tepatnya di bulan April, pemerintah resmi menutup rapat-rapat impor barang asal Tiongkok. Hal itulah yang membuat usaha yang sudah mulai berkembang sejak dirintisnya 2017 silam, langsung ambruk terpukul akibat pandemi Covid-19.

Dari selalu gagal itulah, justru membuat Denis lebih penasaran lagi, lebih mengulik dan mempadu padankan bahan-bahan kue. Hasilnya setelah berkali-kali gagal, jadilah satu resep roti yang diminati rekan-rekannya.

”Ternyata resep roti yang saya buat dan saya pasarkan ke kawan-kawan diminati dan mendapat respon positif. Dari situlah saya makin semangat lagi memasarkan roti ke platform online di instagram,” terangnya,

Meski kulinernya sudah mulai laku dan diminati rekan-rekannya, karena permintaan masih sedikit, Dennis terpaksa berproduksi roti hanya seminggu sekali saja, tak bisa tiap hari.
Seiring kegigihan dan juga semangat untuk tetap mempertahankan usaha kulinernya, akhirnya membuahkan hasil. Permintaan order dari rekan maupun masyarakat meningkat pesat.

Dari yang semula hasilnya per bulan hanya di bawah Rp 1 juta, hanya selang satu tahun lebih, omzet penjualan meningkat pesat, rata-rata mencapai Rp 70 juta perbulannya, yang hanya dikerjakan dari rumah dengan memasarkannya melalui platform IG.

”Saya juga mencoba bekerjasama dengan mitra ojek online baik Grab maupun Gojek layanan pengantaran orderan. Hasilnya makin berkembang dan makin banyak masyarakat yang mengoder ke rumah saya,” ujarnya.

Menginjak tahun 2022, usaha kuliner yang awalnya digeluti Denis Tirta dari rumah saja, berkembang pesat, seiring tak ada lagi pandemi Covid-19.

Di awal 2023, Dennis memutuskan untuk mengembangkan bisnis kulinernya tak hanya berjualan di rumah saja. Ia memutuskan me­ngem­bangkan usaha kuliner jajanannya dengan membeli satu ruko di Komplek Ruko Anggrek Mas Center untuk dijadikan cafe jajanan dan dinamakan Cafe Jajanan Denis Tirta.

”Saya rasa waktu tiga tahun, sudah cukup membuktikan bagaimana jatuh bangunnya membangun bisnis kuliner. Tantangan terberat membangun bisnis kuliner itu bukan dari mengawalinya, tapi bagaimana mempertahankan soal rasa dan kualitas.” jelasnya. (*/gas)

Update