
batampos – Langit Batam tiba-tiba berubah gelap pada Selasa (11/11) siang. Tak lama berselang, hujan deras mengguyur nyaris seluruh kawasan kota. Suara petir terdengar saling bersahutan, membuat suasana siang hingga sore menjadi mencekam.
Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan hujan yang mengguyur Batam kali ini tergolong cukup deras. Kondisi itu sudah tampak dari formasi awan tebal yang menutupi langit sejak siang hari.
“Hujan siang ini cukup dasyat,” ujar Ramlan, Selasa (11/11).
Ia menjelaskan, intensitas hujan di wilayah Kepri meningkat signifikan akibat pergerakan angin dari utara dan timur laut yang membawa banyak uap air. Kombinasi suhu hangat permukaan laut dan kelembapan tinggi memperkuat pembentukan awan hujan tebal di sekitar Batam dan pulau-pulau sekitarnya.
“Bulan November merupakan puncak hujan, kondisi ini akan terjadi hingga bulan Desember mendatang,” sebutnya.
Menurut Ramlan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode puncak hujan ini. Selain hujan lebat, potensi angin kencang dan petir juga perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan pelaku pelayaran.
MBMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi laut di wilayah Kepulauan Riau yang diperkirakan berlangsung mulai Rabu (12/11) hingga Sabtu (15/11).
Dalam prakiraan tersebut, BMKG memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan. Ketinggian gelombang dapat mencapai 2,4 meter (kategori sedang) di wilayah perairan Kepulauan Natuna, Anambas, Tambelan, Bintan, dan Lingga, serta mencapai 2,8 meter (kategori tinggi) di perairan Subi–Serasan pada 12 November.
Sementara pada 13 dan 14 November, ketinggian gelombang diperkirakan masih berada pada kisaran 1,8 hingga 2,1 meter, terutama di perairan Natuna, Anambas, Tambelan, Lingga, dan Bintan.
“Kami imbau masyarakat, terutama nelayan dan operator kapal kecil, agar memperhatikan prakiraan cuaca maritim sebelum melaut. Waspadai potensi gelombang tinggi dan hujan disertai petir,” kata Ramlan.
Hingga sore, hujan deras masih mengguyur sebagian wilayah Batam seperti Nongsa, Batam Center, dan Sagulung. Sejumlah pengendara terpaksa menepi menunggu hujan reda, sementara arus lalu lintas di beberapa titik sempat tersendat akibat jarak pandang yang menurun.
BMKG memprediksi kondisi cuaca di Batam dan sekitarnya masih akan didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap genangan air, terutama di wilayah rawan banjir. (*)
Reporter: Yashinta



