Jumat, 16 Januari 2026

Bakamla Siap Pindahkan Markas Zona Barat Baru di Setokok Pada 2025

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Bakamla mengusir lima kapal ikan yang nekat lego jangkar di sembarang tempat. (Bakamla RI)

batampos – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) terus memperkuat pertahanan laut dengan menyelesaikan pembangunan Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat di Setokok, Kota Batam.

Kepala Zona Bakamla Barat, Laksma Bakamla Bambang Trijanto, menyampaikan bahwa persiapan markas ini sudah mencapai 90 persen dan dipastikan akan siap beroperasi penuh pada tahun 2025.

“Kondisinya sekarang sudah 90 persen siap. Tinggal menyiapkan peralatan kantor dan mebeler nya. Namun, semuanya akan rampung pada 2025. Pasti pada tahun tersebut kita pindah,” ujar Laksma Bambang Trijanto di Sagulung, Kamis (12/12).

Baca Juga: Transportasi Laut, Darat & Udara Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Akhir Tahun

Mako Zona Bakamla Barat yang baru ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas strategis. Selain kantor operasional, kompleks ini akan memiliki rumah susun bagi personel, dermaga kapal patroli, serta fasilitas syahbandar. Bahkan, akan ada sistem pengolahan air tawar yang mampu menyediakan air layak minum bagi masyarakat sekitar dalam kondisi darurat.

Saat ini, jumlah personel khusus Bakamla di Zona Barat mencapai 73 orang. Dengan keberadaan markas baru, kapasitas ini diharapkan akan semakin diperkuat untuk mendukung berbagai operasi keamanan laut.

“Ke depannya, fasilitas yang ada di sini akan meningkatkan kemampuan kita dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah maritim,” tambahnya.

Natuna juga menjadi perhatian penting dalam proyek ini. Kawasan tersebut sudah memiliki pos pengamatan dan dermaga yang dilengkapi dengan sistem MMS (Maritime Monitoring System) atau surveilans keamanan laut. Sistem ini dirancang untuk memantau situasi keamanan dan keselamatan di perairan Natuna yang strategis.

Baca Juga: Ziarah Tahunan ke Makam Nong Isa, Simbol Penghormatan di Hari Jadi Batam Ke-195

Dengan lokasi strategis di Setokok, markas baru ini diharapkan menjadi pusat komando strategis yang mampu merespons berbagai ancaman di laut, khususnya di Zona Maritim Barat. Hal ini juga mencerminkan komitmen Bakamla untuk memperkuat penegakan hukum dan keamanan di wilayah perairan Indonesia.

Sebagai salah satu kawasan paling strategis di jalur pelayaran internasional, Zona Maritim Barat kerap menjadi titik rawan aktivitas ilegal seperti pencurian ikan, penyelundupan, hingga pelanggaran wilayah. Dengan adanya Mako Bakamla yang baru, harapannya adalah untuk meningkatkan kehadiran dan pengawasan di kawasan tersebut.

Pembangunan markas ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Bakamla untuk mengoptimalkan operasional di berbagai zona maritim Indonesia. Dengan fasilitas dan teknologi yang lebih baik, Bakamla siap menjawab tantangan keamanan laut yang semakin kompleks di masa depan. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

Update