
batampos – KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudi Patra mengatakan pihaknya sudah rutin mencegah aksi balap liar. Pencegahan dilakukan dengan berpatroli setiap malam di lokasi rawan.
“Sudah setiap malam kita patroli, bahkan kita standby sampai pagi. Tapi saat kita giat, pembalap ini selalu berpindah,” ujarnya.
Yudi menambahkan para pembalap ini beraksi dengan memanfaatkan kekurangan petugas patroli. Sebab, petugas Sat Lantas yang melakukan patroli malam jumlahnya tidak banyak.
Baca Juga: Viral Video Besi Jembatan V Barelang Dipotong, Polisi Membenarkan Adanya Kejadian
“Patroli malam hanya beberapa unit saja. Apalagi balap liar ini seperti efek balon,” katanya.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya mulai rutin menindak pembalap liar dengan sistem patroli.
“Balap liar ini tidak hanya pada weekend saja, tapi penindakan hari biasa juga. Kita lakukan di lokasi-lokasi rawan,” ujarnya.
Zaenal menjelaskan para pembalap liar ini diberi sanksi berupa pengamanan motor, dan penyitaan knalpot. Kemudian diberikan sanksi tilang.
“Semuanya terpusan di Satlantas,” tegasnya.
Menurut dia, aksi balap liar ini bisa diberantas dengan pencegahan orang tua. Ia meminta para orangtua untuk tidak mengizinkan anak membawa motor, khususnya pada malam hari.
“Balap liar ini juga dicegah dengan pengawasan orangtua,” katanya.
Menurut Zaenal, anak dibawah umur belum laik diberikan mengendarai sepeda motor. Hal ini dapat membahayakan keselamatan anak dan pengendara lainnya.
“Kepada orangtua, paman, bibi, jangan berikan motor ke anak atau keluarganya yang belum cukup umur,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



