Kamis, 9 April 2026

Balap Liar Remaja Marak, Orangtua dan Lingkungan Harus Tegas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi balap liar.

batampos – Aksi balap liar di Batam tak kunjung berhenti. Aksi yang mayoritas dilakukan kalangan remaja itu kembali dikeluhkan warga di kawasan Sekupang karena kerap berlangsung sejak sore hingga malam hari.

Warga mengaku resah lantaran para remaja memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga mengganggu pengguna jalan lain dan ketenangan warga sekitar.

Psikolog Irfan Aulia menilai maraknya balap liar di kalangan remaja tidak terlepas dari pengaruh lingkungan dan pergaulan.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Libatkan Remaja, Psikolog: Belum Siap Mental dan Kontrol Emosi

“Paling gampang itu anak akan mencontoh orang sekitar. Mereka dipengaruhi pergaulan, sehingga akhirnya ikut balap-balapan,” kata Irfan, Selasa (7/4).

Menurut dia, remaja yang sering melihat temannya terlibat balap liar cenderung terdorong untuk ikut, terlebih jika tidak ada pengawasan dari keluarga.

Irfan menegaskan peran orangtua menjadi faktor utama untuk mencegah anak terlibat dalam aksi tersebut. Orangtua diminta lebih tegas dalam mengawasi aktivitas anak, terutama saat sore hingga malam hari.

“Dalam persoalan balap liar ini, orangtua harus tegas. Lingkungan sekitar juga harus ikut mengawasi. Jangan sampai anak dibiarkan keluar tanpa tahu aktivitasnya,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Balap Liar Resahkan Warga Sekupang

Ia menambahkan, remaja perlu diarahkan ke kegiatan yang lebih positif agar energi dan waktu mereka tersalurkan dengan baik. Orangtua disarankan memberi anak aktivitas fisik di luar balap liar, seperti olahraga, kegiatan komunitas, maupun aktivitas sekolah.

“Anak harus diberikan aktivitas fisik di luar balap-balapan. Intinya ada pada ketegasan orangtua dalam mengarahkan dan mengawasi anak,” tutupnya.(*)

UPDATE