
batampos – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam dalam waktu dekat akan menertibkan sejumlah bangunan permanen yang berdiri di sepanjang Jalan Tengku Sulung, Kecamatan Batam Kota, khususnya dari simpang Taras hingga Bundaran SMAN 3 Batam. Ada puluhan bangunan yang siap ditertibkan dalam waktu dekat.
Penertiban ini dilakukan sebagai upaya penanggulangan banjir di kawasan Botania dan sekitarnya. Bangunan-bangunan yang berdiri di atas saluran air (parit A) dinilai menjadi salah satu penyebab banjir serta kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut.
“Kami sudah mengirimkan surat peringatan kepada para pemilik bangunan agar mereka membongkar sendiri bangunan yang melanggar,” ujar Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, Sabtu (24/5).
Menurut Imam, pihaknya telah melayangkan dua kali surat peringatan, dan saat ini sedang memproses surat peringatan ketiga (SP3) sebagai tahapan akhir sebelum dilakukan tindakan pembongkaran. Ia berharap pemilik bangunan bisa dengan sukarela membongkar sebelum ditertibkan.
“Yang akan kami tertibkan adalah bangunan permanen. Sementara pedagang yang hanya berjualan pada sore hingga malam hari, masih kami beri toleransi. Kami tidak ingin mematikan mata pencaharian warga,” jelasnya.
Selain kawasan Tengku Sulung, Satpol PP juga menargetkan penertiban bangunan di Perumahan Odesa dan sekitarnya. Di lokasi tersebut, banyak ditemukan bangunan yang difungsikan sebagai garasi namun berdiri di atas jalur drainase.
“Bangunan ini berada di atas ROW (Right of Way) jalur air. Ini jelas menghambat aliran air, dan akan menyulitkan jika terjadi banjir. Setelah SP3 dilayangkan, kami akan menunggu arahan pimpinan untuk penjadwalan pembongkaran,” imbuh Imam.
Penertiban serupa juga direncanakan dilakukan di kawasan Sagulung, terutama terhadap bangunan permanen yang melanggar aturan tata ruang kota.
Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa penataan kawasan dan pembenahan saluran air menjadi fokus dalam mencegah banjir berulang, serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi warga.
Diketahui, beberapa waktu lalu kawasan sekitar jalan Tengku Sulung atau tepatnya jalan depan Botania dan Marbela banjir parah. Jalan sama sekali tak bisa dilalui kendaraan karena ketinggian air layaknya anak sungai. (*)
Reporter: Yashinta



