
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah meningkatkan jumlah penerima bantuan sosial (bansos) serta besaran nominal bantuan yang diberikan.
Jika sebelumnya hanya 1.000 lansia yang menerima bansos, tahun depan jumlahnya akan bertambah menjadi 2.000 orang. Tak hanya itu, nominal bantuan yang sebelumnya Rp200 ribu kini menjadi Rp300 ribu per bulan.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, Leo Putra, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan hasil efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah. “Dana yang berhasil dihemat kemudian dialihkan kembali untuk program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Leo, efisiensi anggaran dilakukan di beberapa sektor, termasuk perjalanan dinas dan kegiatan yang dinilai kurang berdampak langsung bagi warga. Langkah ini diambil agar alokasi dana yang tersedia dapat lebih optimal digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.
“Pemko Batam terus mengutamakan program-program yang memiliki manfaat langsung bagi warga. Salah satunya adalah peningkatan bansos bagi lansia. Selain itu, hasil efisiensi anggaran juga dialokasikan untuk sektor kesehatan dan pendidikan,” ujar Leo.
Leo menambahkan, pencairan bansos lansia dijadwalkan mulai April 2025, setelah Idul Fitri. Pihaknya tengah mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar proses pencairan berjalan lancar dan tepat sasaran.
(*)
Reporter : Rengga Yuliandra



