Selasa, 17 Maret 2026

Banyak Event akan Dipusatkan di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Event Kenduri Seni Melayu yang diadakan beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos – Pemulihan perekonomian dari sektor pariwisata terus diupayakan. Dalam waktu dekat ini berbagai kegiatan berskala nasional digelar dan dipusatkan di Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan memalui berbagai forum komunikasi dengan kepada daerah dan pelaku wisata antar daerah, pihaknya memperkenalkan Batam dan meyakinkan daerah lain untuk menggelar pertemuan dan kegiatan di sini.

Batam, lanjutnya, sangat didukung fasilitas, akses, pusat oleh-oleh, kuliner, dan hal lainnya yang bisa menjadi daya tarik bagi daerah lain untuk menggelar kegiatan mereka. Selain itu, pihaknya juga mencoba mengambil event nasional yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar dan Ekraf).

“Alhamdulillah, meskipun belum banyak, namun sejumlah event nasional dipastikan digelar di sini. Kegiatan yang mendatangkan pendatang ke Batam bisa menjadi peluang pemulihan sektor pariwisata,” ujarnya, Minggu (16/5).

Target 2 juta wisman saat ini masih dalam proses. Adanya kemudahan syarat masuk dan keluar Batam diharapkan mampu mendorong terwujudnya target wisman tersebut.

Sambil menunggu pemulihan angka kunjungan wisman, mantan Kabag Humas Pemko Batam ini mencoba mendorong wisatawan nusantara (Wisnus) untuk bisa datang ke Batam. Wisnus juga menjadi peluang untuk peningkatan wisata.

Dengan adanya event nasional maka tingkat hunian di hotel bisa berimbas, begitu juga dengan pusat perbelanjaan, kuliner dan lainnya. Optimalisasi kedatangan wisnus ini diharapkan bisa memperlihatkan grafik yang positif selain wisman.

“Kondisi Batam sudah jauh lebih baik dari tahun ke tahun. Hotel dan pusat perbelanjaan juga bertambah. Sektor UMKM bertumbuh cukup pesat, dengan mengadopsi konsep modern dan kekinian. Ini menjadi satu hal perputaran ekonomi berjalan dengan cukup baik,” terang Ardi.

Disinggung mengenai angka kunjungan wisman sejak adanya kemudahan syarat kedatangan, Ardi mengungkapkan masih menunggu data dari BPS. Sebab untuk angka kunjungan ini menggunakan satu data yang dirilis BPS. Kendati demikian ia menyebutkan sudah ada peningkatan dibanding sebelumnya.

Meskipun belum kembali seperti masa sebelum wabah Covid-19 terjadi. Untuk itu perlu dukungan semua pihak agar kunjungan wisman ini kembali seperti dulu. Batam pernah menjadi penyumbang nomor dua untuk wisman di Indonesia.

“Kita semua harus optimis wisata Batam lebih maju ke depannya. Target 5-6 juta wisman ke depan bisa diwujudkan, jika kondisi terus membaik dan didorong pembangunan yang maju,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN