
batampos -Kematian Sapto Agus Rinugroho, Bendahara Keuangan RSBP Batam yang ditemukan tewas mengapung di perairan Galang, masih menyisakan tanda tanya besar. Meski identitas korban telah dipastikan, hingga kini penyebab pasti kematiannya belum terungkap dan terus menjadi perhatian publik.
Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan bahwa kematian korban diduga berkaitan dengan jabatannya di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Isu yang beredar menyebut adanya keterkaitan dengan persoalan aliran dana di rumah sakit tersebut, meski informasi itu belum terkonfirmasi secara resmi.
Bahkan, beredar kabar bahwa korban sempat dituduh melakukan penyalahgunaan keuangan. Namun sumber tersebut menyebut Sapto justru merupakan saksi kunci dalam persoalan yang tengah bergulir dan diduga “ditumbalkan”. Disebutkan pula bahwa korban secara tiba-tiba hilang kontak sejak Kamis sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (14/2).
Menyikapi berbagai spekulasi yang berkembang, pihak keluarga dan sejumlah pihak berharap kepolisian dapat mengungkap secara terang benderang penyebab kematian korban. Mereka meminta proses hukum berjalan profesional dan transparan agar tidak menimbulkan asumsi liar di tengah masyarakat.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lanjutan. “Masih dalam penyelidikan lanjutan atas temuan jasad korban ini,” ujarnya.
Polisi, lanjut Anggoro, juga mendalami berbagai kemungkinan termasuk latar belakang pekerjaan korban dan aktivitas terakhir sebelum dinyatakan hilang. Langkah tersebut dilakukan untuk merangkai secara utuh kronologi kejadian hingga korban ditemukan tak bernyawa di perairan Galang.
Sementara itu, Kapolsek Galang Iptu Hendrizal menyebutkan bahwa penanganan perkara kini berada di bawah Satreskrim Polresta Barelang. Meski demikian, ia membenarkan bahwa sepeda motor milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.
Berdasarkan laporan resmi, pada Senin (16/2) sekitar pukul 20.00 WIB, piket Polsek Galang menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna kuning dengan nomor polisi BP 4908 AO di area Dam Sei Gong, Kecamatan Galang, Kota Batam.
Personel Polsek Galang kemudian menuju lokasi dan mendapati kendaraan tersebut berada di dalam semak belukar. Setelah dilakukan pengecekan, di dalam jok sepeda motor ditemukan helm Yamaha warna hitam, jaket abu-abu bertuliskan L.F.C yang di dalam kantongnya terdapat selembar kertas kosong dan sebuah pena, serta mantel hujan dan plastik kosong.
Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan dan sepeda motor dibawa ke Mako Polsek Galang untuk proses lebih lanjut. Hingga kini, kepolisian masih mendalami keterkaitan antara penemuan kendaraan tersebut dengan kematian Sapto, guna memastikan secara pasti rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.(*)



