Minggu, 1 Februari 2026

Bapenda Buka Layanan Pajak Hingga Ke Kecamatan, Ada Undiannya…

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Warga Kota Batam mengantre membayar PBB beberapa waktu lalu.  Foto: Pemko Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam membuka layanan perpajakan hingga ke kecamatan. Layanan jemput bola ini merupakan upaya dalam mengoptimalkan capaian sumber pendapatan daerah dari pajak bumi dan bangunan (PBB).

Kepala Bapeda Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, pihaknya akan menyasar seluruh kecamatan.

“Kemudahan dengan mendatangi hingga ke kecamatan ini untuk menarik minat wajib pajak,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Kami sebagai petugas memaksimalkan potensi yang ada. Jadi kami turun hingga ke kecamatan,” katanya.

Ia menyebutkan, upaya jemput bola saat ini sudah menyasar wajib pajak yang berada di kecamatan Seibeduk. Petugas akan berada di lokasi hingga esok Jumat (24/6/2022).

Kata dia, setiap wajib pajak yang ingin membayar PBB akan diberikan satu nomor undian atau doorprize.

“Kehadiran doorprize ini bentu penyemangat wajib pajak. Kami sangat mengapresiasi wajib pajak yang datang dan membayar pajak tepat waktu. Jemput bola ini juga upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap kewajibannya,” sebut dia.

Azman menyebutkan beberapa layanan juga dibuka selama kegiatan roadshow. Di antaranya pendaftaran objek pajak baru, cek tagihan, mutasi nama. Bagi yang ingin mutasi nama silakan membawa fotokopi diri dan sertifikat rumah. Selanjutnya, juga ada layanan pembetulan alamat bagi wajib pajak.

Berdasarkan siependa.batam.go.id tahun ini Bapenda ditargetkan Rp 255 miliar dari PBB. Hingga pertengahan tahun ini, target yang sudah tercapai senilai Rp 44 miliar atau 17 persen. Ia berharap dengan adanya upaya jemput bola ini diharapkan capaian bisa meningkat.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penagihan aktif. Bapenda juga manggil wajib pajak yang menunggak pembayaran kewajiban mereka. Tidak saja itu, Azmansyah mengaku juga mengoptimalkan tunggakan yang masih ada sampai saat ini.

“Semua upaya kami lakukan. Selain itu tahun ini kami juga mendata 5.610 objek pajak baru. Tentu diharapkan dari ini ada income bagi pendapatan Kota Batam,” imbuhnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Update