Sabtu, 7 Maret 2026

Batam-Belawan Diperkirakan Rute Paling Sibuk, Pelni Siapkan 55 Kapal untuk Angkutan Lebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal Pelni sedang berlayar. f.. istimewa

batampos – Kota Batam diproyeksikan menjadi salah satu simpul tersibuk arus mudik jalur laut pada Lebaran 2026. PT PELNI bahkan memperkirakan puncak keberangkatan penumpang dari Batam menuju Belawan akan terjadi pada pertengahan Maret, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang pulang kampung melalui jalur laut.

PELNI memastikan kesiapan armada untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April. Dalam periode itu, wilayah Batam diproyeksikan menjadi salah satu simpul penting arus mudik jalur laut, khususnya untuk rute menuju Sumatra.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengatakan perusahaan memproyeksikan jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran tahun ini mencapai sekitar 641 ribu orang secara nasional.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PELNI menyiapkan total 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.

“Total ketersediaan tiket selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai 751.555 tiket, dengan total kapasitas seluruh kapal sebesar 56.069 kursi yang sudah termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait. Kami memastikan kapal PELNI dapat mengangkut masyarakat untuk mudik dengan aman dan nyaman,” katanya.

Ia menjelaskan, persiapan angkutan Lebaran dilakukan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yakni keselamatan sebagai prioritas utama (safety first), zero accident, serta pelayanan prima (service excellent).

Seluruh awak kapal telah memenuhi persyaratan sertifikasi wajib sesuai regulasi internasional sehingga kualifikasi dan kompetensi awak kapal terjamin dalam menjaga keselamatan pelayaran.

“Kami juga telah melaksanakan ramp check menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan pada seluruh kapal penumpang untuk memastikan kelaiklautan kapal, memantau ketersediaan BBM, air tawar, perbekalan, serta fasilitas bagi penumpang dan awak kapal,” ujarnya.

Selain itu, PELNI juga menggelar workshop keselamatan bagi seluruh awak kapal, menyiapkan posko bersama, melakukan pemantauan cuaca bersama BMKG, menyesuaikan rute dan jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personel pengamanan internal maupun eksternal di kapal dan pelabuhan.

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan puncak arus mudik dari Batam diperkirakan terjadi pada keberangkatan kapal tujuan Belawan.

“Untuk Batam sendiri, prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada keberangkatan kapal tanggal 16 dan 19 Maret 2026 dengan tujuan Belawan,” kata Edwin.

Secara nasional, Batam juga diproyeksikan menjadi salah satu dari lima pelabuhan keberangkatan terpadat selama angkutan Lebaran tahun ini, bersama Makassar, Balikpapan, Ambon, dan Bau-Bau.

Adapun lima pelabuhan tujuan kedatangan terpadat diperkirakan berada di Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.

Sementara itu, rute pelayaran Batam-Belawan dan Belawan-Batam diprediksi menjadi salah satu jalur tersibuk selama periode mudik Lebaran 2026.

PELNI mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi seperti aplikasi PELNI Mobile, situs resmi perusahaan, contact center 162, maupun berbagai mitra penjualan tiket guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.

“Kami memastikan setiap kapal dan awak kapal PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati selama masa angkutan Lebaran,” kata dia.(*)

ReporterArjuna

SALAM RAMADAN