Sabtu, 11 April 2026

Amsakar Minta Protkes Diperketat, Batam masih PPKM Level 2

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong pelaku usaha menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di tempat usahanya. Foto: Humas Pemko untuk Batam Pos

batampos- Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan saat ini Batam kembali ditetapkan PPKM level 2. Hal ini dikarenakan jumlah kasus positif PMI yang masuk dalam data kasus Covid-19 Batam. Meskipun secara data rill hari Rabu (5/1) hanya ada 8 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi. Satu orang dalam perawatan rumah sakit, dan 7 orang tanpa gejala atau OTG.

BACA JUGA: Terbaru, Kota Batam Ditetapkan PPKM Level 2

“Penyebab level 2 karena jumlah kasus Covid-19 PMI masuk ke data kota. Sehingga pusat menetapkan Batam jadi level 2,” kata dia usai menghadiri rapat paripurna, Rabu (5/1). Dengan penetapan level 2 ini, Amsakar mengungkapkan Batam menganggap hal ini sebagai alarm atau pengingat, agar Batam bisa meningkatkan pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan (Protkes).

Masyarakat diminta untuk tetap menjaga Protkes saat beraktivitas. Hal ini agar laju kasus bisa ditekan. Hari ini jumlah penambahan kasus cukup banyak yaitu empat kasus positif, dengan total 8 kasus untuk saat ini.

“Angka tersebut terbilang tinggi, karena sebelumnya hanya 1 atau 2 kasus saja. Kalau abai lagi tidak tertutup kemungkinan kasus bertambah. Makanya saya ingin imbau warga patuhi Protkes dan jaga diri,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan pemberlakuan PPKM level 2 ini, kebijakan untuk semua sektor ikut diperketat, termasuk di lingkungan pendidikan sekolah. Saat ini belajar tatap muka masih digelar terbatas. “Ke depan mungkin akan 100 persen, kalau kondisi sudah stabil,” imbuhnya.

Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masih terus memantau dan mengawasi pergerakan kasus. Setiap hari jumlah kasus menjadi pembahasan. Jika banyak, tentu upaya pencegahan dalam memutus mata rantai akan lebih ditingkatkan kembali.

“Upaya tracing, testing, dan treatment dinaikkan lagi, agar cepat menghentikan penyebaran,” sebutnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE