
batampos – Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 sudah dimulai. Batam Pos sebagai salah satu media di Provinsi Kepri berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan, tahapan, dan pilkada yang sudah ditetapkan.
Hal ini disampaikan Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun, saat melakukan kunjungan ke Kantor KPU Batam di Sekupang, Jumat (19/8/2022).
Dalam mensukseskan pemilu, Batam Pos lanjutnya, akan bersinergi dengan KPU khususnya di dalam menyajikan berita dan memberikan informasi yang mampu meningkatkan partisipasi pemilih di Batam.
“Dalam dua pekan ini kita sudah mulai dengan melakukan poling-poling di masyarakat. Mencari figur-figur yang dianggap layak memimpin Kota Batam lima tahun ke depannya,” tambah Anthon.
Kolaborasi dan sinergitas ini lanjutnya, akan terus dilakukan, sehingga pemilu di Kota Batam semakin baik, sukses dan masyarakat lebih berpartisipasi dalam menentukan siapakah pemimpinnya ke depan.
“Intinya, Batam Pos sangat open, welcome dan terbuka sekali untuk mensupport KPU. Mudah-mudahan ini menjadi pintu pembuka dalam mensukseskan pemilu,” ungkap Direktur Batam Pos.
Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal menambahkan, poling bakal calon kepala daerah ini rutin dilakukan Batam Pos di setiap even pemilihan kepala daerah.
Batam Pos membuka poling bagi masyarakat untuk menentukan siapa sosok yang dianggap layak memimpin Batam ke depannya.
“Dan ini bentuk partisipasi Batam Pos peduli dan mengajak masyarakat memilih,” ujarnya.
Iqbal menyebutkan, masyarakat Kota Batam lebih rasional dalam menentukan pemimpinnya. Tentu semua masyarakat menginginkan pemimpin yang kapabel yang mampu membuat Batam lebih baik.
“Kalau yang dipilih banyak tentu orang sangat antusias untuk datang memilih, apalagi dengan dukungan yang sama itu akan membuat kompetisi 2024 cukup ketat,” bebernya.
Batam Pos berperan tidak hanya mengajak orang memilih akan tetapi juga menjaga Batam kondusif.
Kontribusi Batam Pos memberikan informasi dan berita yang tidak untuk memanas manasin tetapi bagaimana membuat orang untuk cerdas memilih.
Ketua KPU Kota Batam Martius mengucapkan terimakasih atas kontribusi dan komitmen Batam Pos dalam mensukseskan pemilu serentak tahun 2024.
Menurutnya, tahapan pemilu sudah dimulai 14 Juni 2022 kemarin dan saat ini sudah masuk tahap verifikasi partai politik.
“Kami KPU mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas kunjungan Batam Pos. Sebab tanpa bantuan media kami akan susah. Terlebih lagi, pemilu akan berefek kemana-mana. Makanya KPU butuh support media. Kami membuka diri apapun masukan bapak ibu bersama sehingga pemilu kita berjalan lebih baik dan maksimal lagi,” ujarnya.
Menurut Martius, tingkat partisipasi pemilih juga tak lepas dari peran serta media dalam mengajak dan menyajikan sosok pemimpin yang akan dipilih.
Sehingganya dengan sosialisasi ini masyarakat semakin kenal dengan siapa calon pemimpinnya.
“Di tahun 2015 lalu partisipasi kita terendah kedua se-Indonesia dan alhamdulilah di pilkada 2020 naik signifikan dan ini juga bagian dari kontribusi teman-teman dari Batam Pos,” ungkap Martius.
Ia mengatakan, semua warga masyarakat memiliki hak suara dan berhak memilih siapa pemimpinnya.
“Kita berharap Batam Pos ikut mensupport dan menyampaikan ke masyarakat bahwa pemilu bukanlah sarana perpecahan. Karena kita khawatir ada perpecahan dan itu berlanjut setelah pemilu. Batam Pos dan semua pihak terkait bisa menyampaikan ini, sehingga masyarakat semakin matang memilih,” harap Martius.
Ketua Divisi SDM, Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Batam Jernih Siregar, mengaku, pertemuan ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa.
Melalui pertemuan ini KPU dan Batam Pos bisa saling berbagi informasi dalam meningkatkan partisipasi pemilih di masyarakat.
“Kami juga sangat berterimakasih kepada Batam Pos karena kami juga sudah melakukan sosialisasi meningkatkan partisipasi masyarakat, dan kami sangat terbantu dengan pemberitaan Batam Pos sehingga masyarakat lebih melek politik,” ujarnya.
Karena sebagaimana diketahui, tingkat partisipasi pemilih di Kota Batam Tahun 2015 lalu jadi yang terendah se-Indonesia yakni di angka 48 persen. Partisipasi ini meningkat signifikan di tahun 2020 menjadi 64,22 persen.
“Memang ada beberapa indikator yang membuat partisipasi pemilih ini rendah. Alhamdulilah beberapa tahun terakhir partisipasi masyarakat Batam naik signifikan dan bahkan partisipasi pemilihan presiden di angka 84 persen. Hal inilah yang terus kita ditingkatkan dan hal ini tentu saja perlu dukungan semua pihak khususnya Batam Pos,” ungkap Jernih.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



