
batampos – Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pajak Daerah (UPTD PPD) Samsat Batam Centre terus menggencarkan inovasi layanan dengan menggandeng berbagai mitra demi meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Kali ini, Samsat Batam Centre bekerja sama dengan Agung Toyota dan Sahid Hotel Batam Centre menghadirkan promo menarik bagi masyarakat yang telah melunasi pajak kendaraan.
Kepala UPTD PPD Batam Centre, Patrick Nababan, mengatakan, setiap pemilik kendaraan yang telah membayar pajak kendaraan akan mendapatkan diskon 50 persen jasa servis untuk kendaraan Toyota produksi di bawah tahun 2023.
Selain itu, pemilik mobil Toyota produksi tahun 2023 ke atas juga bisa menikmati diskon 50 persen untuk engine cleaning dan injector cleaner. Promo ini berlaku khusus untuk kendaraan berpelat Batam dan dapat dimanfaatkan sejak 1 Agustus hingga 15 November 2025.
“Syaratnya pun cukup mudah. Cukup menunjukkan STNK yang sudah lunas pajak. Itu sudah bisa digunakan untuk klaim diskon servis di Agung Toyota maupun diskon hotel di Sahid Batam Centre,” ujar Patrick,” Minggu (3/8).
Tak hanya itu, masyarakat juga bisa menikmati diskon 20 persen menginap di Sahid Hotel Batam Centre, hotel berbintang yang terletak di pusat kota Batam. Diskon ini berlaku dengan menunjukkan bukti pembayaran pajak (STNK yang sudah diperpanjang atau distempel lunas pajak kendaraan).
Promo hotel berlaku khusus pada hari kerja (Minggu hingga Kamis) dan tidak berlaku saat hari libur nasional. Diskon hanya berlaku untuk pembayaran langsung di resepsionis, tidak bisa melalui reservasi atau pemesanan daring, dan maksimal digunakan untuk 3 kamar dalam 1 malam dengan 1 bukti pembayaran lunas pajak kendaraan bermotor.
Patrick juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak swasta yang telah mendukung program peningkatan kepatuhan pajak daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Agung Toyota dan Sahid Hotel yang sudah mendukung pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah. Harapannya, ke depan akan lebih banyak lagi pihak swasta yang bisa bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mendorong partisipasi masyarakat,” tambahnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



