Minggu, 22 Februari 2026

Bazar Ramadan BWR ke-7 Ramai Pengunjung di Taman Dang Anom, Banyak Jajanan Kekinian

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana berburu takjil dan menu berbuka puasa memadati area bazar Ramadan di Taman Dang Anom, kemarin. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Suasana berburu takjil dan menu berbuka puasa memadati area bazar Ramadan di Taman Dang Anom, kemarin. Puluhan tenan kuliner tradisional hingga kekinian meramaikan Batam Wonderfood & Art Ramadhan (BWR) ke-7 yang digelar sepanjang bulan suci Ramadan.

Lokasi bazar yang strategis di kawasan Batamcentre menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Konsep bazar yang dikemas meriah dengan tata lampu hias membuat area kegiatan tampak semarak hingga malam hari. Kondisi ini mendorong pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana sekaligus berburu menu pembuka puasa.

Salah satu stan Big Takoyaki menjadi salah satu kuliner kekinian yang paling diminati, khususnya kalangan anak muda. Takoyaki disajikan hangat dengan isian beragam, mulai dari sosis, crab stick, cumi, bakso, hingga keju mozarella. Adonan tepung takoyaki yang dipadu telur, dashi bubuk, dan bumbu kaldu, kemudian diberi saus takoyaki, mayonnaise, taburan cakalang katsuobushi, rumput laut bubuk, saus mentai, serta boncabe, membuat menu ini kian menggugah selera sebagai sajian pembuka puasa.

Harga yang ditawarkan relatif terjangkau. Varian jumbo original dibanderol Rp22 ribu per porsi, sedangkan jumbo mentai Rp25 ribu. Sementara takoyaki mini dijual Rp15 ribu untuk varian original tujuh potong dan Rp20 ribu untuk varian mentai enam potong.

Pemilik Big Takoyaki, Yogi, mengaku senang bisa bergabung untuk pertama kalinya dalam gelaran BWR tahun ini. Ia menjalankan usaha tersebut bersama sang istri.

“Kami sangat senang bisa ikut BWR untuk pertama kalinya. Alhamdulillah respons pengunjung luar biasa. Hampir setiap hari dagangan habis terjual. Semoga ke depan bisa ikut lagi di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan BWR telah digelar secara konsisten selama tujuh tahun dan menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini bahkan pernah masuk dalam kalender event Nusantara. Tahun ini, sebanyak 75 tenan ambil bagian dalam bazar yang berlangsung dari 17 Februari hingga 1 Maret 2026.

“BWR agenda rutin tahunan setiap Ramadan, sudah 7 tahun. Dan selalu banyak peminat, karena itu bazar ini terus berlanjut,” sebutnya.

Pelaksanaan BWR ke-7 melibatkan berbagai unsur, antara lain PKK Kota Batam, Dharma Wanita Persatuan, serta DWP Disbudpar. Selain bazar kuliner, rangkaian kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama, program kolaborasi dengan AirAsia, serta santunan anak yatim piatu.

“Panitia juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti musala dan ruang bermain keluarga untuk menambah kenyamanan pengunjung selama Ramadan,” jelasnya.

Pembukaan BWR ke-7 berlangsung meriah di Taman Dang Anom, Selasa (17/2) malam lalu, Kegiatan tahunan yang menjadi ruang berburu kuliner sekaligus hiburan Ramadan itu resmi dibuka Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis.

Dalam sambutannya, Firmansyah mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan BWR yang telah memasuki tahun ketujuh. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor kuliner dan ekonomi kreatif. Ia juga mengingatkan agar suasana Ramadan tetap dijaga dengan penuh kekhusyukan. Saat azan Magrib berkumandang, aktivitas bazar diharapkan dihentikan sementara agar pengunjung dan pelaku usaha dapat berbuka puasa serta menunaikan salat Magrib.

Firmansyah turut mengapresiasi panitia yang telah menyediakan musala dan mendorong pelaksanaan salat berjemaah di area bazar. Selain itu, pelaku usaha diimbau menjaga kebersihan serta keamanan makanan yang dijual. Untuk memastikan keamanan pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan akan melakukan pengecekan kualitas makanan yang dipasarkan di area BWR agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat berbuka puasa. (*)

ReporterYashinta

SALAM RAMADAN