Selasa, 10 Maret 2026

Baznas Salurkan 1.870 Paket Sembako di Engku Putri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Candra bersama Baznas Kota Batam salurkan paket sembako. f Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam menggelar kegiatan Teladan Pemimpin Berzakat 2026 bersempena dengan program Berbagi Bahagia Peduli Disabilitas di Alun-Alun Pemerintah Kota Batam, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah pada bulan suci Ramadan.

Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Baznas Batam selama Ramadan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya petugas kebersihan dan penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas menyalurkan 1.870 paket sembako kepada para penerima manfaat. Bantuan itu diberikan kepada 1.401 petugas Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 147 petugas Perkimtan, 171 petugas RSUD, 70 petugas Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, 65 petugas Masjid Agung Raja Hamidah, serta 16 petugas Masjid Baiturrahman.

Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu kepada 300 penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Habib Soleh menyampaikan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan arahan dari Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam, serta Sekretaris Daerah Kota Batam agar Baznas terus meningkatkan kepedulian terhadap para mustahik.

“Melalui zakat, infak, dan sedekah ini kami ingin menghadirkan kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini juga bagian dari upaya bersama mewujudkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Baznas juga menerima zakat perusahaan dari sejumlah pihak. Di antaranya Rp500 juta dari Rumah Sakit Awal Bros, Rp350 juta dari PKN Group, Rp15 juta dari Persero, Rp15,6 juta dari Bank Syariah Indonesia untuk program THR yatim dhuafa, serta Rp5 juta dari Bank Riau Kepri untuk program bantuan bagi penyapu jalan.

Habib Soleh berharap para muzaki yang telah menunaikan zakatnya senantiasa diberikan kesehatan, ketenteraman, serta keberkahan rezeki oleh Allah SWT.

Sementara itu, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur karena masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Menurutnya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadan, sehingga momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

“Alhamdulillah kita semua masih dipertemukan dengan Ramadan 1447 Hijriah. Ini adalah bulan yang penuh keberkahan dan kesempatan bagi kita untuk memperbanyak amal kebaikan,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa dalam setiap harta yang dimiliki seseorang terdapat hak orang lain yang harus disalurkan melalui zakat.

“Harta yang kita miliki tidak sepenuhnya menjadi milik kita. Ada sebagian yang dititipkan Allah SWT melalui tangan kita untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Itulah konsep zakat yang diajarkan dalam agama kita,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan Kota Batam.

Menurutnya, para petugas kebersihan merupakan pahlawan yang berperan penting dalam menjaga lingkungan kota tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Saudara-saudara semua adalah pahlawan kebersihan Batam. Ketika masyarakat bangun pagi dan melihat lingkungan bersih, itu semua berkat kerja keras bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Batam terus berupaya mencari solusi terbaik dalam menangani persoalan sampah di kota tersebut. Menurutnya, persoalan kebersihan hanya dapat diselesaikan apabila seluruh pihak bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjalankan amanah dengan baik.

“Kami bersama Ibu Wakil terus memikirkan solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan sampah di Batam. Tapi semua itu hanya bisa terwujud jika kita semua bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjalankan amanah dengan baik,” katanya.

Selain itu, Amsakar juga mengingatkan bahwa Ramadan tidak hanya mengajarkan umat Islam untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak baik.

“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga ucapan, menjaga pandangan, menjaga hati, dan meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan berbagi melalui zakat ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial, khususnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap apa yang dilakukan hari ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk berbagi dengan saudara-saudara kita, terutama para petugas kebersihan dan penyandang disabilitas,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Batam, para muzaki dari berbagai perusahaan, serta ratusan penerima manfaat dari kalangan petugas kebersihan dan penyandang disabilitas.(*)

Reporterre

SALAM RAMADAN