Rabu, 21 Januari 2026

Becek dan Berlumpur, Warga Tanjungundap Berharap Agar Akses Mereka Diaspal

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kondisi jalan menuju Kampung Tua Tanjungundap. F.Eusebius Sara

batampos – Akses utama menuju kampung Tua Tanjungundap, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, butuh perhatian pemerintah. Pasalnya sudah bertahun-tahun jalan tersebut belum diaspal atau semenisasi.

Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini, jalan di sana becek dan berlumpur. Ratusan kepala keluarga yang berdiam di kampung tua ini cukup kesulitan mengakses jalan.

Jalanan yang becek dan berlumpur sering menyebabkan kecelakaan karena umumnya masyarakat di sana menggunakan sepeda motor. Jatuh dan tergelincir di jalan yang rusak sudah menjadi makanan hari-hari masyarakat di sana.

Masyarakat di sana angkat bicara sebab akses jalan yang kurang bagus ini menyulitkan orangtua untuk antar dan jemput anak ke sekolah. “Kalau SMP harus antar keluar karena di kampung ini belum ada. Yang ada baru SD saja. Sudah setia hari harus berjibaku dengan lumpur di jalan masuk kampung ini,” ujar Riyadi, warga setempat.

Akses jalan yang rusak ini mulai dari simpang masuk jalan Trans Barelang hingga depan gerbang kampung tua Tanjungundap. Sementara akses jalan di dalam lingkungan perkampungan sudah sedikit lebih baik sebab ada program semenisasi dari TNI AD melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) sebelumnya.

“Kalau kemarau juga tetap masalah karena banyak debu. Tetapi yang paling parah saat hujan, kami harus melalui jalan berlumpur untuk bisa sampai ke Jalan Trans Barelang,” ungkap Raspita seroang pelajar yang setiap hari harus melintasi lokasi jalan rusak tersebut.

Kondisi seperti ini ternyata sudah dialami warga di sana sekitar 23 tahun lamanya. Penantian akan pembangunan jalan yang selalu diperjuangkan, baik saat Musrenbang maupun lewat para wakil rakyat tak kunjung terealisasi.

“Pembangunan jalan ini yang terus kami perjuangkan, baik itu lewat Pemko Batam maupun DPRD Batam. Meski sudah lama belum terealisasi, tetapi kami masih terus berharap,” ungkap Slamet, salah satu tokoh masyarakat Tanjungundap.

Hal yang sama juga diharapkan Mizan, tokoh masyarakat lainnya di Tanjungundap. Di mana, pembangunan jalan yang layak sama seperti Kampung Tua lain yang letaknya dekat dengan pusat kota.

“Tanjungundap juga masih masuk Batam. Kami minta ada perhatian serius dari Pemerintah Daerah,” ujarnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Update