batampos – Musim seleksi masuk perguruan tinggi telah tiba. Kamu sudah menentukan jurusan dan universitas belum? Atau, malah masih bingung mau pilih apa? Well, kalau kamu punya minatpada teknologi masa depan, jurusan teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan adalah jawabannya. Jurusan tersebut hanya ada satu di Indonesia lho. Wah!
Universitas Airlangga Surabaya baru meresmikannya pada 2020. Tentu, jurusan tersebut memiliki daya tarik besar di era Industri 5.0. Kamu bakal belajar pengembangan Integrasi teknologi antara robotika dan kecerdasan buatan untuk menghasilkan sistem yang cerdas.
Mata kuliah yang dipelajari menjurus pada Robotika dan Kecerdasan Buatan. Mulai teknologi Informasi yang mencakup algoritma pemograman, Jaringan Komputer, dan loT atau Internet Of Things, dasar sistem fidik diber yang meliputi mekantronika dan elektronika, sistem kontrol dan otomasi, sistem embedded, hingga desain beserta aplikasi robotika dan kecerdasan buatan. Oh iya, kamu juga akan bertemu kembali dengan pelajaran sains seperti matematika dan fisika dasar.
’’Setelah mempelajari mata kuliah dasar, mahasiswa akan memilih penjurusan ke arah robotika atau kecerdasan buatan di semester berikutnya. Ada banyak pengalaman menarik yang bisa didapatkan selama kuliah di jurusan ini. Seperti program pengabdian masyarakat dengan media robotika, bergabung dalam komunitas robotika, dan ikut berbagai kompetisi robot di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Andi Faiz Naufal Zain, mahasiswa angkatan pertama jurusan teknik robotika dan kecerdasan buatan.
Sebagai persiapan masuk jurusan tersebut, kamu bisa mulai mempelajari pemrograman dasar berbahasa C dan review materi fisika dasar saat SMA. Buat yang masih awam soal robot, no worries! ’’Kita benar-benar diajari dari nol kok. Kesulitan dalam menyesuaikan ritme belajar akan teratasi dengan adanya lingkungan pertemanan yang saling mendukung dan dosen yang responsif,’’ imbuhnya.
Ke depan, akan semakin banyak sektor yang memanfaatkan robot dan AI. So, lulusan dari jurusan ini pasti banyak dicari dan punya prospek yang cerah. Kamu bisa berkarier sebagai data scientist, tenaga ahli otomasi industri, tenaga ahli kecerdasan buatan, tenaga ahli robotika, software developer, hingga CEO start-up digital. Karena terhitung jurusan baru dan belum umum, peluang kamu masuk jurusan tersebut juga besar. Good luck! (arm/c12/lai)
![]()
” Ahli Robotika dan Kecerdasan Buatan “
Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti
Bagi yang suka mengikuti perkembangan teknologi yang begitu singkat dan pesat, justru jurusan ini sangat cocok karena robot dan kecerdasan buatan diterapkan dalam berbagai bidang yang manfaatnya besar untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Keduanya pasti sangat menarik untuk dipelajari oleh generasi muda. Lalu apa aja sih keterampilan yang harus dimiliki jika kita memilih jurusan ini? Yuk simak! .(*)

Ferry Ardian Syah
Politeknik Negeri Batam
@ferryardiansyaah
Semakin berkembangnya robot dan kecerdasan buatan (AI) menandakan bahwa lulusan dari jurusan ini memiliki prospek masa depan yang bagus. Di Indonesia, robot dan AI mulai berkembang dan mulai banyak penerapan di berbagai sektor. Ketrampilan yang bisa dimiliki adalah landasan kuat dalam matematika, ini karena robotika bergantung pada pemahaman dan manipulasi konsep abstrak pada tingkat fundamental. Kemudian bisa menjadi ahli dalam desain teknik yang melibatkan perancangan perangkat yang berfungsi sangat penting ketika perangkat robot sedang dikembangkan. Ini juga terdiri dari kemampuan untuk memilah apapun yang tidak berfungsi dengan benar dan menemukan alternatif potensial yang mencakup keterampilan. Jurusan ini juga harus tau bagaimana berkomunikasi secara efektif dengan orang disekitar. Untuk menginformasikan upaya desain, seorang teknik mechanical engineer sering kali perlu berbicara langsung kepada klien untuk memahami kebutuhan mereka. (*)

Yogi Arohman
Politeknik Negeri Batam
@yogiarohman_
Kemampuan yang diperlukan untuk jurusan ini adalah pemograman. Jika seseorang tertarik dengan sistem kontrol tingkat rendah seperti menggunakan matlab membuat sistem kognitif tingkat tinggi itu tidak masalah. Pada titik mana pun dari abstraksi pemograman, insinyur robotik selalu terlibat. Keterampilan lainnya juga bisa dimuat dalam giat belajar karena robotik adalah sibjek yang penuh kejutan. Tidak mungkin memiliki tangan disetiap sudut dan celah bidang ini sebelum memulai proyek. Oleh karena itu, ini mengarah pada pertumbuhan intelektual yang berorientasi pada proses setiap kali seseorang mengerjakan robotika. Pemahaman bacaab dan pemahaman aktif konsep baru diperlukan jika seseorang ingin menjadi ahli. (*)

Muhammad Rafa S
Politeknik Negeri Batam
@rafaasmt_
Saat ini robot dan kecerdasan buatan paling berkembang pesat. Tetapi tahukah kalian bahwa jurusan ini hanya ada satu di Indonesia yang diresmi kan pada tahun 2020. Untuk menjadi mahasiswa teknik ini bukanlah hal yang mudah karena harus memiliki keterampilan sebelum memilih masuk jurusan ini yang terjelas adalah kemampuan Matematika dan Fisika. Karena isi perkuliahannya kebanyakan matematika dan fisika, otak robot industri umumnya berisi algoritma pemograman dari sistem kontrol, salah satu sistem ini yang banyak dipakai adalah Katsuhiko Ogata. Selain itu, sistem berpikir karena seorang ahli robotik yang kuat dapat memahami semua perangkat beroperasi bersama-sama dan akrab dengan filosofi. Ini sangat masuk akal karena robot adalah perangkat yang sangat dinamis, disiplin ilmu, kumputasi, listrik, pemograman dengan kemahiran yang dikerjakan. (*)



