
batampos – Patricia, warga Tiban, mengaku lega bisa membawa pulang beras dan gula dengan harga miring. Ia menjadi salah satu dari banyak warga Batam yang merasakan manfaat Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang digelar Perum Bulog Cabang Batam.
Patricia mengatakan harga bahan pokok yang dijual di lokasi GPM jauh lebih murah dibanding di pasaran. “Perbedaannya memang tidak terlalu besar, tapi lumayan sangat membantu. Rasanya senang sekali, semoga sering diadakan,” ucapnya.
Kegiatan GPM serentak ini dilaksanakan di tiga lokasi strategis, yakni Perumahan Pesona Asri (Kelurahan Belian, Batam Kota), Halaman Kantor Camat Bengkong, serta depan Mori Café, Patam Lestari, Sekupang. Sejak pagi hari, warga sudah tampak mengantre untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Tak hanya kaum ibu, banyak bapak juga terlihat ikut serta. Mereka membawa kantong belanja besar untuk memborong sejumlah kebutuhan rumah tangga. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi produk paling diburu.
Komoditas ini dijual Rp58.000 per 5 kilogram, lebih murah dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) yang mencapai Rp65.500. Selain itu, telur dijual Rp53.000 per papan dan gula pasir hanya Rp18.000 per kilogram.
Dika warga Tiban bahkan datang lebih awal untuk memastikan bisa mendapatkan beras SPHP. “Saya sampai sebelum jam delapan, takut kehabisan. Alhamdulillah masih kebagian, karena di pasar sudah susah cari harga segini,” ujarnya.
Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira, menyampaikan bahwa GPM merupakan komitmen Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat.
“Melalui GPM serentak ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga sebagai langkah konkret dalam mengendalikan inflasi daerah serta mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami akan melaksanakan kegiatan ini secara berkala dan menyasar wilayah padat penduduk, agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat luas,” tambahnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



