
batampos – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri menaruh perhatian besar pada transformasi ekonomi daerah. Lewat dorongan digitalisasi dan hilirisasi sektor unggulan, BI Kepri ingin memastikan potensi besar seperti pariwisata, perikanan, hingga industri pengolahan tidak hanya jadi wacana, tapi benar-benar mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, dalam kegiatan bincang-bincang bersama media di Gedung BI Kepri, Batam, Selasa (8/7).
Menurutnya, Kepri memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor pariwisata, perikanan, dan industri pengolahan. Potensi ini perlu dimaksimalkan melalui strategi penguatan fundamental ekonomi daerah.
“Kita harus mulai dari penguatan fundamental ekonomi daerah, termasuk mendorong transaksi digital, literasi keuangan, dan pemanfaatan potensi hilirisasi di sektor-sektor strategis,” katanya.
BI Kepri secara konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan kalangan akademisi untuk mendorong transformasi ekonomi berbasis digital. Salah satu fokus utama adalah perluasan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran yang efektif, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata.
“Transaksi digital yang inklusif akan membuka akses pasar yang lebih luas, mempercepat arus barang dan jasa, serta meningkatkan efisiensi ekonomi daerah,” kata Rony.
Selain itu, penguatan infrastruktur ekonomi dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di wilayah hinterland mesti dimantapkan. Pemerataan pertumbuhan ekonomi merupakan tanggung jawab kolektif lintas sektor.
“Peran lembaga keuangan, termasuk perbankan, sangat penting untuk mendukung pembiayaan yang inklusif, terutama bagi pelaku usaha di wilayah terpencil,” ujar dia.
Dalam menjaga stabilitas ekonomi, BI Kepri juga terus memperkuat koordinasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Upaya ini difokuskan pada pengendalian harga dan memastikan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok.
Rony menutup pemaparannya dengan memastikan komitmen BI Kepri untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ekonomi.
“BI Kepri akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam perumusan kebijakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Rony. (*)
Reporter: Arjuna



