Senin, 2 Februari 2026

Bidik Investor Singapura, Batam Jadi Pusat Eksekusi Investasi Tercepat di Asia Tenggara

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Delegasi BP Batam dipimpin Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis, menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026, di Marina Bay Sands, Singapura, Jumat (30/1). F. Humas BP Batam

batampos – BP Batam menargetkan Kota Batam tidak lagi sekadar dikenal sebagai kawasan dengan berbagai insentif investasi, tetapi sebagai pusat eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang SMF Manufacturing Day Summit 2026 yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura, 30 Januari.

Delegasi BP Batam dipimpin Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis, mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Kehadiran BP Batam menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring investor sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai mitra strategis industri global di era Industry 5.0.

Forum internasional itu dihadiri para pemimpin industri, regulator, serta investor global. Diskusi berfokus pada arah baru sektor manufaktur, termasuk integrasi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan ketahanan rantai pasok regional di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Terbaru di Kepri dan FTZ Batam per 1 Februari 2026

Presiden Singapore Manufacturing Federation (SMF) Lennon Tan dan Minister of State for Trade and Industry Singapura Gan Siow Huang menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk menjaga daya saing kawasan Asia Tenggara di tengah percepatan transformasi teknologi.

Di hadapan peserta forum, Fary menyebut peta persaingan investasi global telah berubah. Menurutnya, kecepatan dan kepastian realisasi kini menjadi faktor utama, melampaui sekadar besaran insentif.

“Fokus kami adalah mempercepat proses dan menghilangkan ketidakpastian. Investor membutuhkan jaminan bahwa rencana mereka dapat segera dieksekusi di lapangan tanpa hambatan birokrasi,” ujarnya.

Selain mengikuti agenda utama, BP Batam juga menggelar pertemuan strategis dengan Foreign Direct Investment (FDI) Advisory United Overseas Bank (UOB). Pertemuan tersebut membahas pematangan pipeline investor potensial serta penyusunan program promosi bersama untuk menarik industri manufaktur berteknologi tinggi ke Batam.

Baca Juga: JETOUR T2 Resmi Meluncur di Batam, SUV Petualang Dibanderol Rp498 Juta

Penguatan investasi juga dilakukan melalui pengembangan Strategic Mentoring & Investor Insight Lab, yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas Duta Investasi dalam memahami kebutuhan dan ekspektasi investor global.

Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, yang hadir sebagai panelis dalam sesi Batam-Bintan-Karimun, menyatakan reformasi perizinan dan layanan terintegrasi di Batam telah berada pada jalur yang tepat.

“Dengan penyederhanaan regulasi dan penguatan infrastruktur berkelanjutan, Batam tetap menjadi destinasi utama bagi perusahaan global yang ingin melakukan ekspansi cepat di Asia Tenggara,” katanya. (*)

ReporterArjuna

Update