
batampos – Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun ini digelar di Kota Batam. Rakornas tahun ini mengambil tema Birokrasi dan manajemen ASN di masa depan.
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya menyampaikan dipilihnya Batam sebagai tuan rumah merupakan sinyal positif. Pembangunan infrastruktur yang dibangun selama ini bisa mendukung terlaksananya berbagai kegiatan nasional dipusatkan di Batam.
ASN menjadi ujung tombak bagi kemajuan tata kelola sistem pemerintahan yang transparan, melayani, kemudahan, serta menuju kemajuan era digital ke depannya. Keberhasilan tata kelola negri, sebagian besar ditentukan oleh warna ASN, baik dari segi kinerja terlebih dari segi pelayanan yang berakhlak.
“ASN memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan di daerah. Sebagai perpanjang tangan kepala daerah dalam menjalankan kebijakan,” kata Amsakar, Kamis (21/7) di Hotel Marriot.
Amsakar menjelaskan dengan potensi yang ada, serta ditunjang infrastruktur yang bagus, bisa menjadikan Batam sebagai pilihan untuk berbagai event. Batam saat ini menjadi penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia.
MICE merupakan salah satu yang selama ini didorong menjadi pendukung dalam memperkenalkan Batam ke daerah lain. Dan sekaligus menginformasikan, bahwa Batam punya sarana dan prasaran yang bisa dijadikan pilihan untuk berbagai event.
Selama dua tahun ini, Batam berupaya memulihkan sektor pariwisata. Karena sampai saat ini ekonomi Batam masih mengandalkan pariwisata. Batam, mengalami keterpurukan hampir 2 tahun belakangan ini, namun dengan melandainya pandemi covid-19 dan dibukanya kembali sejumlah pelabuhan Internasional di Batam, diharapkan pariwisata akan bangkit kembali.
“Letak geografis yang strategis, dan kami optimis Batam kembali bangkit khususnya dunia pariwisata, karena pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata sedang di gesa oleh pemerintah kota Batam,” terang Amsakar.
Dengan Rakornas ini ia berharap peran ASN Batam yang menjunjung tinggi nilai profesional dan berakhlak, diharapkan bisa menjadi modal utama dalam kebangkitan ekonomi Batam.
Ia menambahkan, saat ini destinasi wisata Batam sudah terbilang lengkap, di samping destinasi wisata alam dan belanja, destinasi religi di Batam sudah memiliki warna.
“Kita sudah memiliki masjid terbesar di Sumatra, itu ada Masjid Sultan, perpaduan kultur dan agamis ada di Masjid Tanjak, belum lagi dari tempat ibadah agama lain, sudah semakin indah dan modern,” ungkapnya.
Sementara, Plt kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan dipilihnya Batam sebagai tuan rumah untuk mendukung pemilihan ekonomi. Batam sebagai salah satu kota investasi tentu didukung ASN yang cekatan dan pandai di bidangnya. Hal ini guna mencapai target sebagai kota maju di Indonesia.
“Sebelum ini kita laksanakan di Bali, sekarang di Batam, ini semata-mata untuk mendukung daerah tersebut, agar pariwisatanya bisa bangkit kembali,” kata Bima.
Di samping itu banyak juga persoalan klasik yang harus diselesaikan. Dalam rakornas ini diharapkan bisa mendapatkan solusi atas persoalan tersebut.
“Tujuannya bisa meningkatkan peran, dan kemampuan ASN dalam membangun negeri, termasuk di Kota Batam ini,” tutupnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



