
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Riau menjelang perayaan Tahun Baru 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak, mengatakan pihaknya tetap siaga melalui posko pelayanan yang terintegrasi dengan posko lintas instansi, meski operasional tidak terpusat di pelabuhan atau bandara.
“Kami tetap menyampaikan informasi cuaca secara rutin dan tergabung dengan posko-posko pelayanan di instansi terkait. Artinya, pemantauan terus dilakukan, terutama menjelang Tahun Baru,” ujar Ramlan.
Ramlan menjelaskan, kondisi cuaca di Kepri dalam beberapa hari ke depan dipengaruhi belokan angin (shearline) akibat pola siklonik di sekitar Kalimantan. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: UMSK Batam 2026 Ditetapkan di Detik Terakhir, Wali Kota Teken Usai Rapat Maraton
“Cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. Meski secara umum curah hujan mulai melandai dan tidak berlangsung lama, tetap ada potensi hujan lebat secara lokal dan sporadis,” katanya.
BMKG mencatat, wilayah Natuna dan Anambas masih perlu menjadi perhatian khusus karena potensi cuaca ekstrem dan aktivitas gelombang laut yang relatif lebih tinggi. Selain itu, wilayah perairan sekitar Lingga, Bintan, Tambelan, dan perairan Kepri lainnya juga perlu diwaspadai, meski sebagian masih dalam kategori gelombang di bawah 1,5 meter.
“Beberapa wilayah perairan, termasuk sekitar Selat Singkep, perlu diwaspadai karena gelombang dapat meningkat sewaktu-waktu,” tambah Ramlan.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, pada Sabtu (27/12) terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi hingga siang hari di Kabupaten Natuna, serta pada malam hari di Kota Batam, Kabupaten Karimun, Bintan, dan Lingga.
Sementara itu, untuk prakiraan cuaca maritim hingga 30 Desember 2025, BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,7 meter di Perairan Selatan Kepulauan Anambas serta Perairan Natuna–Anambas. Gelombang kategori sedang hingga tinggi juga berpeluang terjadi di perairan Natuna, Tambelan, Bintan, Lingga, dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga: Pengunjung Destinasi Wisata di Galang Diprediksi Meningkat Pada Akhir Pekan Ini
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang merayakan pergantian tahun di kawasan pantai, perbukitan, maupun yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan informasi cuaca terkini.
“Jika terjadi hujan lebat, angin kencang, atau gelombang tinggi, segera hentikan aktivitas dan utamakan keselamatan,” tegas Ramlan.
BMKG juga mengajak masyarakat memantau informasi resmi melalui laman cuaca.bmkg.go.id dan maritim.bmkg.go.id untuk mendapatkan pembaruan prakiraan cuaca secara berkala.(*)



