Angin musim utara
Angin musim utara bertiup lebih kencang di bulan Desember dan Januari. F.Iman Wachyudi

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi angin kencang yang diperkirakan melanda seluruh wilayah Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Kota Batam, selama tiga hari ke depan.

Peringatan tersebut disampaikan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam. Cuaca ekstrem ini diprakirakan berlangsung mulai Rabu, 7 Januari hingga Jumat, 10 Januari 2026.

Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Rizky F.W, menjelaskan bahwa angin kencang dipicu oleh aktifnya angin monsun Asia yang bertiup dari Benua Asia menuju Australia. Angin tersebut bersifat basah dan membawa banyak uap air.

“Angin monsun Asia ini juga didukung oleh fase La Nina yang masih aktif, sehingga pergerakan angin terasa lebih cepat dan intens,” ujar Rizky saat dihubungi Batam Pos, Kamis (8/1) siang.

Ia menambahkan, dalam tiga hari ke depan seluruh wilayah Kepulauan Riau masih berpotensi mengalami kondisi cuaca yang kurang bersahabat, terutama angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Selain angin kencang, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau. Kondisi ini dinilai berisiko bagi pelayaran kapal kecil maupun aktivitas nelayan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kepri. Nelayan dan pelaku aktivitas laut juga diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG,” kata Rizky. (*)