Rabu, 4 Februari 2026

BMKG Peringatkan Potensi Rob di Kepri, Warga Pesisir Diminta Waspada

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Banjir Rob di Batuaji.
Ilustrasii. Anak-anak bermain air banjir rob di Perumahan Bagaman, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (12/2). Foto: Dok Batam Pos.

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob). Tak hanya itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan gelombang laut kategori sedang yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Kepulauan Riau pada 3 – 7 Februari 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, menjelaskan potensi tersebut dipicu oleh fenomena fase Perigee yang terjadi pada 30 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada 2 Februari 2026. Kedua fenomena astronomi ini berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.

“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap potensi banjir pesisir atau rob yang dapat terjadi pada 3 hingga 7 Februari 2026,” ujar Ramlan, Selasa (3/2).

Baca Juga: ‎Sampah Dibakar di Banyak Titik Batam, Sekda Panggil Camat karena Kadis DLH Sulit Dihubungi

BMKG mencatat sejumlah wilayah pesisir di Kepulauan Riau yang berpotensi terdampak rob, antara lain:
• Kota Batam: Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya;
• Kabupaten Lingga: Pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, Senayang, dan sekitarnya;
• Kabupaten Karimun: Pesisir Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral, dan sekitarnya;
• Kabupaten Bintan: Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, dan sekitarnya;
• Kota Tanjungpinang: Pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari, dan sekitarnya.

Ramlan menjelaskan, secara umum potensi banjir pesisir ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan pelabuhan, seperti kegiatan bongkar muat, aktivitas permukiman pesisir, serta kegiatan tambak garam dan perikanan darat.

Baca Juga: Kemenag Batam Dorong Layanan Keagamaan Modern melalui Digitalisasi KUA

Selain potensi rob, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah perairan Kepulauan Riau yang berlaku mulai Rabu, 4 Februari hingga Sabtu, 7 Februari 2026.

BMKG mengimbau masyarakat dan pelaku aktivitas maritim untuk mewaspadai:
• Gelombang hingga 2,1 meter (kategori sedang) di hampir seluruh wilayah Perairan Kepulauan Riau, kecuali Perairan Kabupaten Karimun, pada 4 Februari 2026;
• Gelombang hingga 1,8 meter (kategori sedang) di hampir seluruh wilayah Perairan Kepulauan Riau, kecuali Perairan Kabupaten Karimun dan Batam, pada 5 Februari 2026;
• Gelombang hingga 1,4 meter (kategori sedang) di wilayah Perairan Utara, Timur, dan Selatan Kepulauan Natuna serta Perairan Subi–Serasan pada 6 Februari 2026.

Ia mengimbau nelayan, operator pelayaran, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan informasi cuaca terbaru, serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan laut yang berpotensi memburuk.

“Informasi cuaca dan peringatan dini akan terus kami perbarui. Masyarakat diharapkan rutin memantau informasi resmi BMKG,” ujar Ramlan.(*)

ReporterYashinta

Update