
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam dua hari ke depan, Kepualauan Riau akan diguyur hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Penyebab cuaca ini, akibat adanya pola sirkulasi angin siklonik di Barat Pulau Kalimantan.
Sehingga menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di sekitar wilayah Kepulauan Natuna. BMKG juga mencatat kelembapan udara lapisan atas yang cukup tinggi di wilayah Kepulauan Riau dan menyebabkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan-awan hujan.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Kepri,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, Minggu (12/12).
Oleh sebab itu, Suratman meminta masyarakat mewaspasai banjir yang dapat terjadi dibeberapa wilayah di Kepri. Ia mengatakan berdasarkan data BMKG hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dapat terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama.
Stamet Hang Nadim, kata Suratman akan terus mengupdate informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di Kepri. Dan masyarakat dapat mengeceknya melalui laman BMKG atau aplikasi.
“Kami akan terus update dan menjalin koordinasi dengan stakeholder terkait,” ujarnya.
Hujan lebat dengan disertai angin kencang ini, juga dapat mempengaruhi gelombang laut. Ia berharap masyarakat beraktivitas di laut, selalu waspada dengan perubahan cuaca mendadak.
“Siaga untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan terhadap gelombang laut tinggi yang dapat mencapai, 1,5 meter di wilayah perairan Bintan dan 4 meter di wilayah perairan Natuna dan Anambas,” ujarnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



