
batampos – Cuaca di Kota Batam beberapa hari terakhir terasa panas dan lembap meski langit tampak mendung. Fenomena ini membuat warga heran karena matahari terasa terik, namun hujan belum turun merata di seluruh wilayah.
Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Nizam, menjelaskan bahwa kondisi ini masih tergolong normal di masa peralihan cuaca. Panas yang dirasakan warga terjadi karena tutupan awan tidak sepenuhnya menutupi sinar matahari, ditambah kelembapan udara tinggi yang membuat suhu terasa lebih menyengat.
“Memang terasa panas beberapa hari ini, tapi hari ini dan besok berpotensi hujan, meski tidak merata di seluruh wilayah,” ujar Nizam kepada Batam Pos, Jumat (31/10).
BMKG memperkirakan cuaca Batam dan sekitarnya masih akan berfluktuasi hingga akhir pekan. Dalam pembaruan peringatan dini pukul 08.50 WIB, disebutkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang mulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain, Kabupaten Bintan: Mantang, Bintan Pesisir; Kabupaten Karimun: Moro, Durai dan Kabupaten Lingga: Singkep, Lingga, Singkep Barat, Lingga Utara, Singkep Pesisir, Lingga Timur, Selayar, Singkep Selatan, Kepulauan Posek, dan sekitarnya.
Kondisi ini juga berpotensi meluas ke Batam, khususnya Kecamatan Galang, serta sebagian wilayah Senayang (Lingga) hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
BMKG mencatat, suhu udara di Batam dalam beberapa hari terakhir mencapai 33–34 derajat Celsius, sedikit lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya yang hanya sekitar 32 derajat.
“Suhu ini terasa panas tapi masih dalam kategori normal, belum ekstrem,” jelas Nizam.
Ia menambahkan, fenomena seperti ini lazim terjadi di Kepulauan Riau yang memiliki pola hujan bergantian antara panas dan hujan lokal. “Biasanya, Oktober sampai Januari termasuk periode musim hujan, jadi cuaca panas diselingi hujan merupakan hal wajar,” ujarnya.
Untuk sepekan ke depan, BMKG memperkirakan kondisi cuaca serupa masih berlanjut. Potensi hujan lokal dapat muncul di beberapa titik pada pagi hingga siang hari.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem bersifat lokal, terutama hujan deras disertai petir dan angin kencang.
“Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya tetap memperhatikan kondisi langit dan memperbarui informasi cuaca. Jangan lupa siapkan jas hujan atau payung,” imbau Nizam.
Reporter: M. Sya’ban



