Minggu, 25 Januari 2026

Bocah 3 Tahun Disiksa, Ayah Tiri Akui Pukul Pakai Sapu, Polisi Curigai Luka Akibat Benda Tajam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban penganiayaan terbaring lemah di Rumah Sakit Camantha Sahidiya, Mukakuning, Kota Batam.

batampos – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun di Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, terus diselidiki intensif oleh pihak kepolisian. Bocah malang tersebut kini dalam pengawasan polisi setelah mendapat perawatan medis intensif di Rumah Sakit Camantha Sahidiya, Mukakuning. Saat awal diantar ke rumah sakit ditemukan sejumlah luka serius di tubuhnya, termasuk luka yang diduga akibat sabetan benda tajam di bagian kepala.

Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, dalam keterangannya menyebut bahwa pihaknya telah memeriksa ayah tiri korban yang mengakui telah memukul anak tersebut menggunakan gagang sapu. “Pelaku mengaku emosi karena anak dianggap nakal dan sering merengek minta jajan. Saat itu juga, ia sedang bertengkar dengan istrinya yang merupakan ibu kandung korban,” ujar Iptu Alex.

Meskipun telah ada pengakuan tersebut, polisi belum menetapkan ayah tiri sebagai tersangka. Statusnya masih sebagai saksi dalam proses penyidikan. Namun, Iptu Alex menegaskan bahwa pihaknya tetap melanjutkan proses hukum dengan mengumpulkan alat bukti tambahan. “Kita masih dalami dan telusuri motif serta alat yang digunakan. Penetapan tersangka menunggu cukupnya bukti,” jelasnya.

Baca Juga: Bocah 3 Tahun Korban Penganiayaan, Pelaku Diduga Ayah Tiri

Ada kejanggalan yang ditemukan dalam proses penyidikan. Meski pelaku mengaku memukul dengan sapu, luka pada kepala korban menunjukkan bekas sayatan yang tajam dan sudah dijahit oleh tim medis. Hal ini membuka dugaan bahwa alat yang digunakan bukan hanya sapu.

“Bekas luka di kepala korban lebih menyerupai akibat benda tajam, bukan hanya benturan atau pukulan benda tumpul. Jadi kami tidak sepenuhnya percaya dengan pengakuan pelaku. Pemeriksaan masih berjalan,” tambah Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, bocah laki-laki tersebut dirawat secara intensif sejak tiga hari lalu. Ia dibawa ke rumah sakit oleh kedua orangtuanya, namun keduanya langsung meninggalkan lokasi usai menyerahkan anak itu kepada petugas medis. Kepergian mereka tanpa kabar menimbulkan kecurigaan dari pihak rumah sakit.

Baca Juga: Bocah 3 Tahun Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Orangtua Menghilang Usai Antar ke RS

Upaya pelacakan oleh pihak keamanan rumah sakit akhirnya membuahkan hasil. Ayah tiri korban ditemukan, namun menolak kembali ke rumah sakit dengan alasan tidak memiliki uang untuk biaya pengobatan. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa keluarga korban menyembunyikan sesuatu.

Saat ini, pihak kepolisian tengah menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh guna memperkuat proses hukum. “Kami serius menangani kasus ini, apalagi korbannya adalah anak kecil yang tidak berdaya. Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan terhadap anak,” tegas Iptu Alex.

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mulai membaik setelah menjalani perawatan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update