
batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, tegas soal kesiapan pihaknya untuk memfasilitasi percepatan perizinan bagi para pelaku usaha yang serius ingin berinvestasi di Batam. Namun, dia ingin komitmen nyata dari investor sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan kemudahan tersebut.
Menurutnya, BP Batam tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah investasi, tetapi juga pada kualitas dan kesiapan pelaku usaha dalam membangun kawasan. Ia minta agar setiap investor yang ingin difasilitasi segera melengkapi dokumen perizinan serta menyampaikan rencana bisnis yang jelas dan terukur.
“Kami berkomitmen dalam upaya peningkatan investasi di Batam dan siap memfasilitasi perizinan para pelaku usaha yang menyatakan sikap serta minat serius untuk berinvestasi di kawasan ini,” katanya, Kamis (8/5).
Baca Juga: Pemko dan BP Batam Matangkan Penanganan Banjir, Tinjau 12 Kecamatan dalam 18 Hari
Investor harus menunjukkan kontribusi nyata terhadap pengembangan kawasan, termasuk memperhatikan aspek infrastruktur pendukung seperti utilitas dan sistem drainase. Hal ini dinilai penting agar ke depan tidak lagi muncul persoalan klasik seperti banjir yang kerap terjadi di beberapa titik kawasan industri.
“Kalau dokumen lengkap, komitmen sudah ada, kami siap fasilitasi seluruh perizinannya. Tujuannya agar realisasi investasi bisa berlangsung cepat dan tepat,” kata Li Claudia.
Dua menegaskan, kemudahan akan diberikan kepada investor yang benar-benar siap, bukan yang sekadar mengamankan lahan tanpa kejelasan rencana.
Selain soal kelengkapan perizinan, BP Batam juga mendorong transparansi dan komunikasi aktif dari para investor. Li Claudia meminta pelaku usaha secara rutin melaporkan progres kegiatan investasinya kepada BP Batam, agar potensi hambatan bisa segera diidentifikasi dan ditangani.
“Dengan pelaporan berkala, kami bisa langsung turun tangan. Saya bersama Pak Amsakar (Kepala BP Batam) dan jajaran akan mencari solusi cepat bila ada kendala di lapangan,” ujarnya.
Sikap responsif ini sebagai bagian untuk menjaga kepercayaan investor dan memastikan iklim investasi tetap kondusif.
Baca Juga: Anggota Polisi Polresta Barelang Diadili Karena Transaksi Sabu, Terancam Hukuman Seumur Hidup
Lalu, Li Claudia juga menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha yang proaktif datang ke BP Batam untuk berdiskusi dan melaporkan perkembangan usahanya. Bentuk kolaborasi semacam ini adalah fondasi vital dalam membangun ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Dengan begitu, kami bisa terus bersinergi dan berkolaborasi untuk memajukan investasi di Batam. Yang kami harapkan adalah investasi yang benar-benar membangun kawasan, bukan yang menunda-nunda,” katanya. (*)
Reporter: Arjuna



