Minggu, 18 Januari 2026

BP Batam Kawal Investasi Industri MRO

Targetkan Jadi yang Terbesar di Asia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, meninjau langsung aktivitas di Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) yang berada di Bandara Internasional Hang Nadim, Rabu (19/3). F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, meninjau langsung aktivitas di Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (KEK BAT) yang berada di Bandara Internasional Hang Nadim, Rabu (19/3/2025). Kunjungan ini untuk memastikan industri Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pesawat di KEK BAT berjalan lancar dan sesuai target.

Fary menegaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen mengawal investasi sektor kedirgantaraan dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Hal ini merupakan amanah dari Presiden RI agar Batam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang kompetitif, terutama di bidang industri strategis seperti MRO.

“Kami diminta Bapak Presiden untuk memfasilitasi kemudahan investasi dan memperlancar proses bisnis di Batam,” kata Fary usai peninjauan.

Ia menyebutkan, berbagai insentif di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPB) serta KEK Batam terus dimaksimalkan. Termasuk memfasilitasi kendala teknis dengan kementerian/lembaga terkait agar investor mendapatkan kemudahan, seperti insentif pajak dan dukungan lainnya.

“Meski ada sejumlah tantangan, kami siap bantu fasilitasi agar pelaku usaha dapat menikmati berbagai kemudahan, termasuk insentif pajak dan komponen lainnya,” ucap Fary.

Dengan posisi strategis dan potensi besar, Fary optimistis target investasi KEK BAT senilai Rp7,29 triliun hingga 2030 dapat terealisasi. Bahkan, ia berharap MRO Batam menjadi yang terbesar di Asia.

“Saya yakin, dengan keunggulan lokasi dan kapasitas KEK BAT, Batam bisa menjadi pusat MRO terbesar di Asia, bahkan dunia,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fary didampingi Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa, beserta tim teknis. (*)

Update