Sabtu, 14 Februari 2026

BPJS Ketenagakerjaan Kampanyekan Kerja Keras Bebas Cemas di Welcome to Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya mengkampanyekan keerja keras bebas cemas di Welcome to Batam, Batam Center, Kamis (21/12). F Humas BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya untuk Batam Pos.

batampos – BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya mengampanyekan kerja keras bebas cemas (KKBC) di Welcome to Batam, Batam Center, Rabu (20/12). BPJS Ketenagakerjaan juga menggandeng berbagai pihak baik melalui pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau kota, kementerian dan lembaga dan para stakeholder. 

Kali ini, BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya mengampanyekan KKBC ke pedagang di kawasan Welcome to Batam.  Tujuan kegiatan ini agar para pekerja bukan penerima upah (informal) yang terdapat di Kawasan Welcome to Batam, dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.  

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Ocky Olivia mengatakan, kegiatan ini dalam untuk memberikan edukasi dan sosialisasi bagi para pedagang. 


“Kami tentunya berharap dalam kegiatan aktivasi pedagang (di Kawasan Welcome to Batam) ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses untuk mengakuisisi banyak pekerja karena begitu banyak para pengunjung yang datang setiap harinya,” kata Ocky. 

Ia mengatakan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan sedang gencar melakukan sosialisasi masif kepada pekerja bukan penerima upah (pekerja informal). Karena, sampai saat ini, masih banyak pekerja bukan penerima upah, belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Ocky menuturkan, bahwa pekerja penerima upah (pekerja formal) seperti karyawan dan buruh yang bekerja di perusahaan pada umumnya, sudah peduli dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.Namun pekerja informal, kata Ocky masih belum dan perlu dijangkau dengan pendekatan khusus. 

Ia mengatakan, sangat diperlukan sosialisasi secara masif melalui komunitas profesi atau dilakukan secara personal.

“Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di 122 Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain sosialisasi di lapangan, kami juga melakukan edukasi melalui media di setiap cabang-cabang tersebut,” ujar Ocky. (*)

Update