Kamis, 22 Januari 2026

BPS: Mobilitas Penumpang Batam September 2025 Fluktuatif, Aktivitas Ekonomi Tetap Stabil

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Suasana di Bandara Hang Nadim Batam. BPS Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Meski ada penurunan pada sejumlah sektor, BPS menegaskan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berada pada level stabil.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan kenaikan pada transportasi udara domestik menjadi indikator bahwa mobilitas antarwilayah terus menguat. Sepanjang September, jumlah penumpang datang melalui jalur udara domestik mencapai 147.858 orang, naik 6,99 persen dibanding Agustus 2025. Sementara penumpang berangkat mencapai 146.629 orang, meningkat 6,38 persen.

“Peningkatan mobilitas udara domestik biasanya terkait dengan aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun, seperti pertemuan bisnis, distribusi barang, maupun perjalanan antarwilayah,” ujar Eko, Rabu (19/11).

Berbanding terbalik, penumpang internasional melalui jalur udara mengalami penurunan. Keberangkatan tercatat 6.089 orang (turun 5,61 persen) dan kedatangan sebanyak 5.448 orang (turun 9,03 persen). Menurut Eko, penurunan ini lebih dipengaruhi faktor musiman dan penyesuaian kebijakan perjalanan lintas negara.

Pada sektor laut domestik, tren penurunan juga kembali terlihat. Kedatangan penumpang mencapai 141.635 orang, turun 2,37 persen, sementara keberangkatan turun 6,38 persen menjadi 143.415 orang.

Sebaliknya, jalur laut internasional masih menjadi penopang utama mobilitas Batam. Kedatangan penumpang internasional mencapai 220.528 orang, turun tipis 1,83 persen, namun melonjak 10,52 persen dibanding tahun lalu. Keberangkatan ke luar negeri tercatat 228.166 orang, naik 4,07 persen dari bulan sebelumnya.

“Arus internasional lewat laut tetap kuat. Ini menunjukkan tingginya mobilitas pekerja, wisatawan, dan pelaku ekonomi ke Singapura dan Malaysia,” kata Eko.

Pergerakan kargo udara juga mencatat pertumbuhan stabil. Bongkar kargo domestik mencapai 2.350 ton (naik 0,48 persen), sementara muat kargo domestik hanya turun tipis 0,36 persen namun tetap naik 14,28 persen secara tahunan. Kargo internasional menunjukkan kenaikan lebih signifikan, baik muat maupun bongkar.

Eko menegaskan bahwa secara keseluruhan, mobilitas Batam pada September 2025 mencerminkan aktivitas ekonomi yang masih terjaga.

“Fluktuasi merupakan pola normal. Yang penting, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap bergerak. Itu menunjukkan stabilitas ekonomi di Batam,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update