Kamis, 15 Januari 2026

Bukber Anti-Wacana Club

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Ramadhan saatnya buka bersama (bukber)! Bukber bisa menjadi ajang reuni sama sobat lama hingga meet sama mantan, hehe. Sayangnya, agenda bukber kerap batal dan berakhir menjadi wacana. Udah rencanain jauh hari, eh mendekati hari H semuanya hilang nggak berjejak. Basi!! Nih, Zetizen bisikin tips biar acara bukbermu antigagal! (elv/c14/lai)

Perencanaan yang matang adalah hal utama. Langkah awal yang perlu kamu lakukan, membentuk tim kecil sejak jauh hari. Tim itulah yang akan mengoordinasi acara. Mulai survei dan booking tempat, kelola keuangan, menyebarkan informasi, hingga mendata siapa aja yang bisa hadir. Eitts, pastikan timmu solid. Kesuksesan bukber berada di tangan kalian!

Begitu tim terbentuk, saatnya menentukan hari. Akhir pekan bisa menjadi pilihan tepat. Atau, kalau banyak yang weekend bareng keluarga, kamu bisa mengajukan Jumat. Pas banget besoknya libur. Pokoknya, usahakan semuanya bisa hadir. Alternatif lain, sediakan pilihan hari dan lakukan voting.

Memilih lokasi bukber bisa jadi cukup tricky. Bisa menampung banyak orang, nyaman buat ngobrol, menu lezat dan terjangkau, hingga pertimbangan ada tidaknya tempat ibadah. Kalau tanggal udah fix, segera reservasi biar kebagian tempat. Mengingat mendekati jam buka puasa jalanan selalu macet, pilihlah lokasi yang strategis. Oh ya, usahakan letak restoran di tengah-tengah lokasi semua orang agar mudah dijangkau.

Persoalan menu dan harga makanan juga penting untuk dibahas, lho! Pastikan menu yang dipilih sesuai dengan bujet yang udah disiapkan dan semua yang hadir juga doyan. Apalagi, pada bulan puasa, banyak restoran yang memberikan promo. Nggak ada deh yang bisa nolak sajian enak dan murah meriah! Selain itu, daripada ”makan tengah”, lebih baik memilih menu per porsi agar lebih aman.

 

Meski udah ada kelonggaran untuk berkumpul dan mengadakan bukber, kamu tetap harus waspada. Patuhi protokol kesehatan, ya! Jangan sampai ajang silaturahmi berisiko menularkan virus kepada keluarga tersayang di rumah. Perhatikan hal berikut agar bukber tetap aman! (elv/c14/lai)

  • Pastikan kondisi tubuh fit.

Jangan memaksakan diri untuk datang kalau merasa kurang sehat. Imunitas yang lemah bakal bikin tubuhmu mudah terpapar virus.

  • Hindari kerumunan.

Pilihlah tempat bukber ideal yang nggak terlalu ramai. Jika banyak yang datang, sebaiknya pilih tempat yang terbuka dan sebisa-bisanya menjaga jarak.

  • Tetap pakai masker

Saat mengobrol dan hanya melepasnya saat makan.

  • Bawa alat makan sendiri.

Memini­malkan penggunaan peralatan makan umum akan mengurangi risiko terpapar virus. Bawa hand sanitizer dan tisu juga, ya!

  • Persingkat waktu.

Usahakan acara bukber nggak terlalu lama. Sebab, semakin lama kamu berkumpul, risiko penularan virus juga semakin tinggi.

  • Bersihkan diri setiba di rumah.

Buang masker yang kamu gunakan saat bukber, segera mandi, dan ganti pakaian sebelum kontak dengan orang rumah.

Semuanya udah siap, saatnya rajin mengingatkan teman di grup agar nggak ada lagi alasan nggak datang karena lupa. Well, kalau jumlah teman yang akan hadir nggak pasti, kamu bisa mengatasinya dengan tetap mengadakan bukber berapa pun jumlah orang yang hadir. Walau sedikit, pastikan kalian menghabiskan waktu bersama. Have fun!

 

” Wacana Bukber yang Bikin Fail “

Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti

Ramadan tiba! Ramadan tiba! Bulan puasa gini pasti identik banget dengan buka bersama atau biasa disebut bukber. Namun, sering banget acara buka puasa ini hanya menjadi wacana tanpa ada eksekusi yang jelas. Padahal sudah direncanakan jauh hari hasilnya tetap zonk! Pada akhirnya acara bukber harus dibatalkan karena kesibukan masing-masing. Well don’t cry guys! Sudah tak heran juga jika bukber berujung tak terlaksana. Sebenarnya apa sih yang bikin bukber gagal dan hanya jadi wacana semata? Yuk Simak! (*)

F. Dokumentasi Pribadi

Nelvan Ryandhika
Politeknik Negri Batam
@nelvan.r

Meski tak terasa bulan suci Ramadan akan segera berakhir, undangan buka puasa bersama masih tetap berdatangan, rutinitas seperti ini terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya. Biasanya di berbagai grup WhatsApp atau lainnya penuh dengan ajakan beberapa teman untuk buka bersama atau istilahnya bukber. Hal yang bikin gagal bukber karena terlalu banyak anggota tim yang ikut merencanakan acara bukber menyebabkan banyaknya usulan yang masuk. Seperti usulan hari dan tanggal, tempat, menu, bahkan penentuan uang iuran. Sulitnya menyatukan pikiran inilah yang membuat bukber tak terlaksana. (*)

F. Dokumentasi Pribadi

Rahmad Vadly
Politeknik Negri Batam
@paddlyy.ltk

Rencana bukber pasti udah mencuat di hari Ramadan ini, mulai dari merencanakan dari awal tapi nggak semua rencana bukber itu berhasil dengan mulus dan berakhir wacana forever. Nyatanya ada juga yang planningnya terus diundur sampai lebaran tiba. Awal dari kegagalan bukber ini tentunya udah sepakat semua dan udah ditentukan tanggal dan tempatnya. Tapi, ternyata setelah hari H banyak yang bokek dan ngebatalin. Kemudian komunikasi yang nggak lancar antara satu anggota dan lainnya. (*)

F. Dokumentasi Pribadi

Yulia Sartika
Politeknik Negri Batam
@ylasrtk

Okey gais, bukber ini memang udah spesial banget ya di saat hari puasa gini, tapi memang agak kesal karena terkadang jika mem-planning kan bukber ini ada aja yang cuma wacana doang atau ada juga yang banyak alasan ini itu.Yang membuat kita gagal untuk bukber pastinya terlalu sibuk padahal memang semua orang tertentu mempunyai kesibukan masing-masing. Tetapi artinya sesibuk-sibuknya orang, ketika mau menyempatkan waktunya besar kemungkinan bukber itu akan terealisasi. Kemudian saling mengandalkan, yang dimana suka saling mengandalkan satu sama lain tapi tidak saling membantu dan punya pikiran ”ah paling udah diurusin sama si A”. Hal ini juga salah satu alasan gagalnya acara bukber dan berujung wacana forever. (*)

Update