
batampos – Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan ketersediaan beras di wilayah Batam dan Karimun dalam kondisi aman hingga empat bulan ke depan.
Kepastian ini sekaligus menjadi jaminan stabilitas harga pangan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengatakan stok beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk selama periode libur panjang akhir tahun.
“Stok beras aman dan mencukupi untuk sekitar empat bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami terus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan,” kata Guido, Rabu (24/12).
Berdasarkan laporan persediaan Bulog Batam per 24 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, total stok beras medium mencapai 2.611.300 kilogram.
Stok tersebut tersebar di Gudang Batu Merah, Kota Batam, sebanyak 2.148.250 kilogram dan Gudang Sungai Raya, Kabupaten Karimun, sebesar 463.050 kilogram.
Selain beras medium, Bulog Batam juga mencatat ketersediaan beras premium sebanyak 29.540 kilogram.
Sementara stok komoditas pangan lainnya meliputi gula sebanyak 231 kilogram, minyak goreng 523 kilogram, serta jagung 8.661 kilogram.
Guido menjelaskan, Bulog Batam terus memantau stok dan distribusi untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan masyarakat selama Nataru. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait juga terus diperkuat.
“Distribusi berjalan normal dan kami siap melakukan intervensi pasar jika diperlukan, agar harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.
Dengan kondisi stok yang mencukupi tersebut, Bulog optimistis kebutuhan pangan masyarakat Batam dan Karimun dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus mendukung stabilitas harga selama momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun. (*)



