Rabu, 4 Februari 2026

Cakupan Peserta JKN Optimal, Batam Raih UHC Award 2025

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Batam Raih UHC Award 2025
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi memperlihatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2025 yang diraih Pemko Batam pada ajang UHC Awards 2026 di JIEXPO Jakarta, Selasa (28/1).

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Batam berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2025 pada ajang UHC Awards 2026 yang digelar di JIEXPO Jakarta, Selasa (28/1).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, kepada perwakilan kepala daerah penerima UHC Award. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

UHC Awards merupakan penghargaan nasional yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil mencapai dan mempertahankan cakupan kepesertaan JKN secara optimal. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain tingginya persentase kepesertaan aktif JKN, keberlanjutan pembiayaan daerah, serta penguatan akses dan mutu layanan kesehatan.

Baca Juga: Dari Pesan Ganja Lewat Instagram, Bawa Terdakwa ke Persidangan

Ajang ini diikuti ratusan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia yang telah memenuhi kriteria Universal Health Coverage.

Kota Batam dinilai layak menerima UHC Award 2025 karena konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam memastikan sebagian besar penduduknya terdaftar sebagai peserta aktif JKN.
Selain itu, pemerintah daerah juga dinilai aktif memperkuat layanan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun layanan rujukan, guna memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah, mulai dari pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga masyarakat.

“Penghargaan UHC Award 2025 ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di Kota Batam. Ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi penguat komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Batam mendapatkan akses layanan kesehatan yang bermutu, berkesinambungan, dan tidak meninggalkan siapa pun,” ujar Didi, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Batam terus berupaya menjaga cakupan kepesertaan JKN tetap tinggi dengan memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta aktif. Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan kesehatan juga menjadi fokus utama, baik di layanan kesehatan primer seperti puskesmas maupun layanan rujukan di rumah sakit.

“Kami terus memperkuat layanan kesehatan, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rujukan, agar masyarakat Batam dapat mengakses pelayanan kesehatan secara mudah, cepat, dan merata,” katanya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Batam Pastikan Tak Ada Perubahan, Ini Daftar Layanan Tak Ditanggung JKN

Menurut Didi, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program JKN di Kota Batam. Ia menegaskan, Dinas Kesehatan akan terus menjaga keberlanjutan pembiayaan JKN sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Acara penyerahan UHC Awards 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat nasional, di antaranya Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), serta Direktur Utama BPJS Kesehatan. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan perlindungan kesehatan semesta di Indonesia.

Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa penghargaan UHC Award 2025 bukan sekadar capaian administratif, melainkan wujud nyata komitmen daerah dalam melindungi hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. Ke depan, Kota Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperluas akses pelayanan, serta memastikan seluruh masyarakat terlindungi dalam Program JKN.(*)

Update